KBEONLINE.ID, CIKARANG – Polisi mengungkap kronologi pembunuhan anak punk berinisial FA alias K (29) yang terjadi di Kampung Lanai, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, yang meninggal dunia setelah ditusuk berulang kali oleh rekannya sendiri, Darmin (26).
Polisi menyebut aksi tersebut diduga dipicu gegara rasa dendam dan cemburu karena korban serta pelaku sama-sama memiliki kedekatan dengan seorang selebgram bernama Dita Restu Amanda alias Mondy Tatto (24).
Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat AKP Engkus Kusnadi mengatakan, peristiwa penusukan tersebut terjadi pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 03.00 WIB di kawasan Kampung Jati Baru, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Baca Juga:Bapenda Bekasi Sidak Tujuh Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah untuk Dongkrak PADPemkab Bekasi Sidak ke Sejumlah Perusahaan
Menurut Engkus, sebelum kejadian, pelaku telah mengetahui adanya perselisihan antara korban dengan Dita Restu Amanda alias Mondi yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan.
Darmin kemudian memutuskan mendatangi lokasi dengan alasan ingin membantu menyelesaikan persoalan tersebut. Namun, sebelum berangkat, pelaku disebut terlebih dahulu meminjam sebilah pisau dari temannya.
“Pelaku mengaku sudah membawa pisau sebelum tiba di lokasi karena mengetahui sebelumnya sempat terjadi keributan,” ujar Engkus saat ditemui, Kamis (23/7/2026).
Setibanya di kontrakan kawasan Kampung Jati Baru, korban kembali terlibat cekcok dengan sejumlah rekannya. Darmin kemudian ikut masuk ke dalam kontrakan dan menegur korban agar tidak bersikap kasar terhadap seorang perempuan yang berada di lokasi.
Situasi kemudian memanas. Dalam pemeriksaan polisi, Darmin mengaku dipukul korban menggunakan tabung gas dan botol hingga mengenai bagian kepalanya.
Merasa emosi, pelaku kemudian mengeluarkan pisau yang sebelumnya telah dibawa dan menusuk korban di bagian punggung.
Meski mengalami luka, korban masih sempat melarikan diri menuju kontrakan temannya bernama Jenong yang berjarak sekitar tiga petak dari lokasi awal.
Baca Juga:Selebgram Mondy Tatto Jadi Tersangka Kasus Kematian Pria di Cikarang BaratTerjerat Utang Modus Loker Fiktif, Dua Warga Karawang Dipulangkan dari Maluku
Namun, Darmin disebut tetap mengejar korban hingga masuk ke dalam kontrakan tersebut.
Di lokasi itu terdapat sejumlah orang yang menyaksikan kejadian. Akan tetapi, mereka tidak berani menghentikan aksi pelaku karena Darmin membawa pisau dan mengancam orang-orang yang berada di tempat tersebut.
“Pelaku kembali menusuk korban. Setelah itu, korban berlari keluar rumah dan akhirnya tersungkur di pinggir jalan,” kata Engkus.
