Kisah Pilu Jajat PMI Karawang: Demi Bayi 8 Bulan, Berangkat Cari Rezeki, Pulang dengan Tubuh yang Tak Berdaya

Nasib pilu menimpa Jajat Sudrajat (23), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Pasirawi
Nasib pilu menimpa Jajat Sudrajat (23), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Pasirawi, Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang.
0 Komentar

“Waktu pas mendengar suami mau pulang, ya saya lega gitu. Sangat senang banget karena pas bantuan-bantuan gitu, suami saya bisa dipulangkan dengan selamat,”* ungkap Zulfa.

Saat ini, fokus utama Pemerintah Desa (Pemdes) Pasirawi bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Karawang adalah memfasilitasi kelanjutan pengobatan medis Jajat di dalam negeri. Pemerintah desa sedang bergegas merapikan kelengkapan dokumen kependudukan Jajat agar kartu BPJS Kesehatannya bisa segera diaktifkan kembali.

“Setelah seluruh administrasi rampung, Pemdes akan langsung merujuk Jajat ke rumah sakit daerah untuk mendapatkan tindakan ortopedi lanjutan demi memulihkan kekuatan kakinya agar bisa berjalan lagi,” tambah Entis.

Baca Juga:TAK ADA AMPUN! PHRI Karawang Desak Pemkab Tindak Tegas Aktivitas LGBT dan Pelanggaran Izin Usaha60 Penyanyi Adu Suara di Panggung HAPMI Karawang 2026, Sintia Widia Putri Keluar Sebagai Juara

Menutup keterangannya, Entis dari tim advokasi memberikan peringatan keras kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kabupaten Karawang, agar tidak mudah tergiur oleh iming-iming kerja instan dengan gaji besar di media sosial. Ia juga mendesak Pemerintah Daerah Karawang dan jajaran pemerintah desa untuk memperketat pengawasan serta gencar melakukan edukasi keberangkatan PMI secara legal agar tragedi serupa tidak kembali terulang di masa depan.(Aufa)

0 Komentar