Dalam dunia pendidikan, madrasah memiliki peran penting untuk membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penerapan nilai Panca Cinta, khususnya cinta lingkungan, yang dipadukan dengan program Madrasah Adiwiyata.
Program ini bukan hanya menanamkan pengetahuan tentang lingkungan, tetapi juga membangun kebiasaan positif dan tanggung jawab sosial peserta didik terhadap kebersihan lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Madrasah dan masyarakat memiliki hubungan yang saling berkaitan. Madrasah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat, sedangkan masyarakat membutuhkan madrasah sebagai tempat membentuk peserta didik yang berakhlak, berilmu, dan peduli terhadap lingkungan. Hubungan tersebut terlihat dalam berbagai kegiatan bersama, seperti kerja bakti, program bank sampah, penghijauan, serta kampanye pengurangan sampah plastik.
Baca Juga:Kekeringan Mengancam Ribuan Hektare Sawah di Lima Kecamatan Kabupaten BekasiSMPN 01 Cikarang Pusat Ajarkan Murid Menjaga Ekosistem Tumbuhan Sajak DiniĀ
Madrasah yang menerapkan program Adiwiyata biasanya menjalin kerja sama dengan orang tua, pemerintah desa, dinas lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar. Melalui kerja sama tersebut, peserta didik belajar bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas sekolah, melainkan tanggung jawab bersama.
Contohnya, ketika madrasah mengadakan kegiatan pemilahan sampah organik dan anorganik, masyarakat sekitar dapat ikut mendukung dengan menyediakan tempat sampah terpisah di rumah. Selain itu, orang tua juga dapat membiasakan anak membawa botol minum dan tempat makan sendiri untuk mengurangi sampah plastik.
Panca Cinta merupakan nilai pendidikan karakter yang menanamkan lima bentuk cinta dalam kehidupan. Salah satu nilai pentingnya adalah cinta lingkungan. Cinta lingkungan berarti memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan, kelestarian, dan keseimbangan alam sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt.
Sikap cinta lingkungan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti: membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, mendaur ulang sampah, menjaga kebersihan kelas, menanam dan merawat tanaman, serta menghemat penggunaan air dan listrik.
Di madrasah Adiwiyata, nilai cinta lingkungan tidak hanya diajarkan dalam teori, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik dibiasakan menjaga kebersihan kelas sebelum dan sesudah pembelajaran, membawa perlengkapan makan sendiri, serta mengikuti kegiatan Jumat Bersih dan bank sampah madrasah.
