KBEONLINE.ID – Banyak pemilik sepeda motor mengira kerusakan mesin atau komponen hanya disebabkan usia kendaraan maupun kualitas suku cadang. Padahal, penyebab paling sering justru berasal dari kebiasaan pengendara sendiri yang dilakukan setiap hari tanpa disadari. Kebiasaan-kebiasaan kecil ini memang tidak langsung menimbulkan kerusakan, tetapi jika dilakukan terus-menerus akan mempercepat keausan berbagai komponen penting sehingga biaya perawatan menjadi jauh lebih mahal.
Mulai dari cara membuka gas, kebiasaan saat terjebak kemacetan, hingga cara mematikan mesin ternyata memiliki pengaruh besar terhadap umur pakai motor. Komponen seperti CVT, kampas kopling, rem, aki, hingga mesin menjadi bagian yang paling rentan mengalami kerusakan apabila motor diperlakukan secara tidak tepat. Karena itu, memahami cara berkendara yang benar bukan hanya membuat kendaraan lebih awet, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan saat digunakan sehari-hari.
Berikut enam kebiasaan yang sebaiknya mulai dihindari agar motor tetap prima dan tidak cepat mengalami kerusakan.
Baca Juga:Menciptakan Lingkungan Belajar yang Bebas Perundungan adalah Fondasi Pendidikan BermartabatSarmin Terpilih sebagai Ketua PAC GP Ansor Ciksel, Ketua Ansor Kabupaten Tekankan Keselarasan Program Kerja
Menghentak Gas Saat Motor Baru Mulai Berjalan
Kebiasaan pertama yang paling sering dilakukan adalah langsung menarik tuas gas secara penuh ketika lampu lalu lintas berubah menjadi hijau atau saat motor baru mulai bergerak dari posisi diam. Banyak pengendara melakukan hal ini karena ingin mendapatkan akselerasi yang cepat atau sekadar mengejar kendaraan di depan. Padahal, kebiasaan tersebut memberikan tekanan yang sangat besar pada sistem penggerak motor dalam waktu yang sangat singkat.
Ketika gas diputar secara mendadak, mesin dipaksa menghasilkan tenaga maksimum sementara seluruh komponen transmisi masih berada dalam posisi awal. Akibatnya, beban kejut atau shock load langsung diterima oleh kampas kopling, CVT, v-belt, gear, hingga komponen internal mesin. Jika dilakukan sesekali mungkin tidak akan terasa dampaknya, tetapi apabila menjadi kebiasaan setiap hari, usia pakai komponen akan jauh lebih pendek dibandingkan penggunaan normal.
Cara yang lebih baik adalah membuka gas secara bertahap agar tenaga mesin tersalurkan secara halus. Selain membuat komponen bekerja lebih ringan, akselerasi yang lembut juga membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien dan berkendara terasa lebih nyaman.
