KBEONLINE.ID KARAWANG – Mengusung tema nasional “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Polres Karawang menggelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Lapangan Apel Mapolres, Senin 22 Juni 2026.
Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menegaskan, tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” bukan sekadar slogan. “Ini komitmen Bapak Kapolres. Polri harus hadir, melayani, dan memberi solusi langsung bagi warga Karawang,” ujarnya.
Baca Juga:Pesona Keindahan Subang Selatan Tawarkan Alam Asri dan Mata Air Bening yang Menenangkan6 Kebiasaan Sepele yang Membuat Motor Cepat Rusak? Nomor 2 dan 5 Paling Sering Dilakukan Pengendara
Tepat pukul 08.00 WIB, kegiatan dibuka Kapolres AKBP Fiki N. Ardiansyah didampingi Wakapolres KOMPOL Andriyanto, Ketua Bhayangkari Cabang Karawang Ny. Yulian Fiki, para PJU, dan Kapolsek jajaran. Acara diawali pembacaan doa, lalu sambutan Kapolres yang menekankan makna pengabdian Polri di usia ke-80 tahun.
Sebanyak 658 warga merasakan langsung manfaat tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Rinciannya, 135 orang mendapat pengobatan umum gratis, 31 orang periksa gigi, 33 orang konsultasi gizi, 204 orang donor darah, dan 250 orang menerima paket bakti sosial.
Tim gabungan Sidokkes Polres Karawang, Dinkes Kabupaten Karawang, dan PMI Karawang dikerahkan total. Warga, buruh, hingga ojek online antre tertib sejak pagi. Tema “Polri untuk Masyarakat” benar-benar diwujudkan lewat layanan yang mudah diakses dan tanpa biaya.
Puncak kegiatan terjadi saat penyerahan paket bakti sosial. Kapolres AKBP Fiki N. Ardiansyah menyerahkan langsung bantuan kepada perwakilan buruh, ojek online, dan masyarakat prasejahtera. “80 tahun Polri mengabdi, artinya 80 tahun kami wajib jadi sahabat rakyat,” tegasnya.
Ketua Bhayangkari Cabang Karawang Ny. Yulian Fiki bersama anggota Bhayangkari turun langsung menyapa warga. Mereka membagikan paket sembako, mendampingi peserta donor darah, dan meninjau layanan kesehatan. Sinergi Polri dan Bhayangkari memperkuat makna “Polri untuk Masyarakat”.
“Lihat antusias 204 pendonor darah hari ini. Itu bukti masyarakat percaya pada Polri. Setetes darah mereka nyawa bagi sesama. Inilah implementasi 80 Tahun Mengabdi,” jelas Wildan. Pengobatan gratis juga meringankan beban warga yang kesulitan akses kesehatan.
Usai foto bersama, Kapolres, PJU, dan Ibu Bhayangkari meninjau setiap stan. Mereka berdialog dengan warga, dokter, dan relawan. Banyak buruh dan ojol mengaku sangat terbantu karena biasanya tak sempat berobat akibat jam kerja padat.
