PAUD Bekal Penting Sebelum Masuk SD, Jadikan Anak Lebih Siap Sekolah

Sutarman Kabid PAUD dan Dikmas, Disdikbud
Kabid PAUD dan Dikmas, Disdikbud Kabupaten Karawang, Sutarman. --KBE--
0 Komentar

‎KARAWANG, KBEONLINE.ID – Kepala Bidang (Kabid) PAUD dan Dikmas, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang, Sutarman, menyampaikan, ‎pendidikan anak usia dini (PAUD) atau pendidikan prasekolah merupakan pendidikan tahap awal bagi anak yang sangat penting untuk dijalani.

‎Pasalnya, selain dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak di masa emasnya (golden age), PAUD menjadi bekal yang sangat penting bagi seorang anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar (SD).

‎”Dengan menjalani pendidikan prasekolah atau PAUD, anak akan lebih siap saat masuk SD baik secara kognitif, sosial, maupun mental,” ujar Sutarman, kepada KBE, baru-baru ini.

Baca Juga:2045: Menjemput Emas atau Merawat Cemas?Edukasi Emak-emak Karawang, Unicharm Tekan Timbulan Sampah 3R

‎Pentingnya pendidikan prasekolah/PAUD bagi seorang anak, jelas Sutarman, diperkuat dengan program prioritas nasional wajib belajar 13 tahun, yang merupakan kebijakan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yang mewajibkan setiap anak menempuh pendidikan minimal 13 tahun.

‎”Program ini mencakup satu tahun prasekolah (PAUD), enam tahun SD, tiga tahun sekolah menengah pertama (SMP), dan tiga tahun sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan (SMA/SMK),” jelasnya.

‎Lebih lanjut Sutarman menegaskan, mengingat sangat pentingnya PAUD bagi anak, Pemerintah Kabupaten Karawang, melalui Disdikbud, komitmen mempercepat implementasi wajib belajar satu tahun pendidikan prasekolah atau PAUD di Kabupaten Karawang.

‎Komitmen tersebut diperkuat dengan adanya Peraturan Bupati Karawang Nomor 25 Tahun 2021 tentang Wajib PAUD Minimal Satu Tahun sebelum masuk SD.

‎”Implementasi wajib belajar satu tahun pendidikan prasekolah menjadi langkah strategis dalam memastikan setiap anak usia 5–6 tahun di Kabupaten Karawang memperoleh layanan pendidikan yang layak, berkualitas, dan merata sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan dasar sekaligus menyiapkan generasi masa depan yang memiliki daya saing sejak usia dini,” ucapnya.

‎Salah satu upaya mempercepat implementasi wajib belajar satu tahun pendidikan prasekolah, ungkap Sutarman, Bidang PAUD dan Dikmas telah melakukan sosialisasi baik di lingkungan pendidikan maupun langsung ke masyarakat melalui kegiatan Rapat Minggon di kecamatan maupun desa/kelurahan.

0 Komentar