Bingung Cari Mobil Keluarga Rp100 Jutaan? Ini Kelebihan dan Kekurangan 3 SUV Diesel Bekas yang Masih Layak

Ford Everest XLT
Ford Everest XLT
0 Komentar

Kelebihan

Mesin diesel 2.000 cc VCDi dengan turbo VGT menghasilkan tenaga besar serta akselerasi yang responsif. Suara mesin di dalam kabin juga lebih halus dibanding SUV diesel lain di kelasnya.

Suspensinya empuk, kabin senyap, dan ruang penumpang terasa nyaman untuk perjalanan jauh. Sistem AWD otomatis menjadi nilai tambah karena mampu mendistribusikan tenaga ke roda belakang ketika jalan licin tanpa perlu mengaktifkan tuas penggerak secara manual.

Interiornya juga terasa lebih modern dengan berbagai fitur kenyamanan yang masih cukup relevan hingga saat ini.

Kekurangan

Baca Juga:Pemkab Karawang Hentikan Sementara Operasional Bar dan Penjualan Minuman Alkohol di 5 Tempat Hiburan MalamPemkab Karawang Siapkan Penataan Kawasan Cikampek, Penertiban Dijadwalkan Pertengahan Juli 2026

Di sisi lain, Captiva membutuhkan perhatian lebih dalam hal perawatan. Mesin common rail, transmisi otomatis, hingga sistem AWD harus mendapatkan servis berkala secara disiplin agar tetap awet.

Biaya perbaikan juga tergolong tinggi apabila terjadi kerusakan pada transmisi, turbo, atau modul AWD. Pajak tahunannya menjadi yang paling mahal dibanding dua rivalnya, sementara calon pembeli juga harus memastikan tersedia bengkel spesialis Chevrolet di daerah tempat tinggalnya.

3. Renault Duster dCi, SUV Diesel Paling Irit untuk Mobil Harian

Renault Duster menawarkan konsep berbeda. Mobil ini lebih kompak, hanya memiliki dua baris kursi, tetapi terkenal sangat hemat bahan bakar sehingga cocok digunakan sebagai kendaraan harian keluarga kecil.

Kelebihan

Mesin diesel 1.500 cc dCi memang tidak memiliki tenaga sebesar Everest maupun Captiva, tetapi bobot kendaraan yang ringan membuat akselerasinya tetap terasa responsif.

Keunggulan utamanya adalah efisiensi bahan bakar. Konsumsi solar dalam kota bisa mencapai sekitar 13–14 km per liter, sedangkan perjalanan luar kota mampu menembus 17–19 km per liter.

Ground clearance yang tinggi membuat Duster tetap nyaman melewati jalan berlubang, banjir ringan, maupun medan pedesaan. Handling khas mobil Eropa juga terasa stabil sehingga nyaman dikendarai di kecepatan tinggi.

Kekurangan

Kelemahan paling terasa ada pada desain interior yang sederhana. Material dashboard didominasi plastik keras, sementara tata letak tombol-tombol terasa kurang ergonomis sehingga membutuhkan waktu adaptasi.

Baca Juga:DPRD Karawang dan Pemda Serap Aspirasi Masyarakat, Dukung Keberlanjutan Program MBGKarawang Sudah Bergerak, Aliansi Mahasiswa Gelar Aksi Protes MBG dan KDMP yang Dinilai Merugikan Masyarakat

Tantangan lainnya adalah ketersediaan suku cadang. Beberapa komponen tidak mudah ditemukan di toko onderdil umum dan sering kali harus dipesan melalui komunitas maupun distributor khusus Renault.

0 Komentar