Liburan ke Kota Nanas Subang? Jangan Pulang Sebelum Mencicipi 8 Kuliner Khas Ini

Bubuy Ayam Mak Ati Khas Subang
Bubuy Ayam Mak Ati Khas Subang
0 Komentar

Makanan ini cocok dinikmati kapan saja, terutama saat cuaca dingin atau setelah melakukan perjalanan jauh. Selain lezat, sup ikan juga dikenal kaya protein dan nutrisi sehingga menjadi pilihan makanan sehat bagi keluarga. Tak heran jika banyak rumah makan seafood di Subang menjadikan sup ikan sebagai menu favorit pelanggan.

3. Peuyeum Ketan

Peuyeum ketan merupakan salah satu makanan tradisional yang masih bertahan hingga saat ini. Terbuat dari beras ketan yang difermentasi menggunakan ragi khusus, makanan ini memiliki rasa manis dengan sedikit sensasi asam yang khas. Teksturnya lembut dan sedikit berair sehingga memberikan pengalaman berbeda saat disantap.

Proses pembuatan peuyeum ketan membutuhkan ketelitian dan waktu yang tidak singkat. Ketan yang telah dimasak harus didinginkan terlebih dahulu sebelum dicampur ragi dan disimpan selama beberapa hari hingga proses fermentasi berlangsung sempurna. Dari proses inilah muncul rasa khas yang menjadi daya tarik utama makanan tradisional tersebut.

Baca Juga:Serbu Promo Es Krim Hari Ini! Beli Lewat Aplikasi Klik Indomaret Bisa Dapat Diskon hingga 50 PersenMau Baca Buku Gratis? Begini Tata Cara Mengakses Ribuan Buku Berkualitas

Selain dinikmati langsung, peuyeum ketan juga sering dijadikan campuran berbagai makanan dan minuman tradisional. Banyak wisatawan membeli peuyeum ketan sebagai oleh-oleh karena memiliki cita rasa unik yang sulit ditemukan di daerah lain. Makanan ini menjadi bukti bahwa kuliner sederhana pun bisa memiliki nilai budaya yang tinggi.

4. Nasi Liwet Khas Subang

Nasi liwet khas Subang menawarkan rasa gurih yang berasal dari santan, bawang merah, bawang putih, serai, dan daun salam yang dimasak bersamaan dengan nasi. Hasilnya adalah nasi yang harum dan kaya rasa bahkan tanpa tambahan lauk sekalipun.

Dalam tradisi masyarakat Sunda, nasi liwet sering disajikan saat acara keluarga, syukuran, maupun kegiatan makan bersama. Penyajiannya biasanya menggunakan alas daun pisang panjang yang memungkinkan banyak orang makan bersama dalam satu hamparan. Tradisi ini mencerminkan nilai kebersamaan yang kuat dalam budaya Sunda.

Saat disantap dengan ikan asin, ayam goreng, sambal, dan lalapan segar, nasi liwet menghadirkan kombinasi rasa yang sangat menggoda. Tidak heran jika banyak wisatawan sengaja mencari rumah makan yang menyajikan nasi liwet autentik ketika berkunjung ke Subang.

0 Komentar