Geger, Mayat Wanita Ditemukan di Area Perkebunan Pohon Jati Sukabumi, Nyaris Jadi Kerangka

Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi penemuan mayat. (Freepik)
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Penemuan mayat seorang wanita di area perkebunan pohon jati bikin warga Kampung Cimahi, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat geger. Diduga korban pembunuhan. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membusuk dan nyaris menjadi kerangka.

‎Jasad korban langsung dievakuasi oleh Unit Reskrim Polsek Sagaranten ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Setukpa Kota Sukabumi guna menjalani proses identifikasi dan autopsi lebih lanjut.

‎Berdasarkan pemeriksaan medis, kondisi jenazah sebagian besar telah menjadi kerangka sehingga wajah dan fisiknya sulit dikenali, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang melekat pada jasad, di antaranya sweter berwarna merah marun, rambut panjang yang disambung serta kawat gigi (behel).

Baca Juga:Perhatian pada Kesehatan Mental Meningkat, Peserta Lintas Profesi Ikuti Pelatihan Hipnoterapi IHC di KarawangJadwal Bioskop Trans TV 15 Juli 2026 Lengkap Sinopsis, Nonton Film Wrath Of Man dan The Hitmans Wife Bodyguard

‎Dari ciri-ciri luar tersebut, pihak keluarga memastikan korban adalah Eka Maryani, warga Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi.

‎Kakak korban, Nuryamah, mengatakan sebelum menghilang, korban diketahui sempat menyewa kamar indekos di wilayah Sagaranten selama satu bulan.

‎”Dari ciri-ciri yang disampaikan kepolisian, seperti sweter merah marun, rambut panjang yang disambung, dan bekas kawat gigi, kami yakin itu anggota keluarga kami. Kami hilang kontak sejak 29 Juni. Sebelumnya dia sempat mengabari anaknya, katanya menginap di rumah teman,” kata Nuryamah, Kamis (16/7/2026).

‎Nuryamah menambahkan, adiknya yang berstatus janda tersebut dikenal sebagai sosok yang pendiam dan cenderung tertutup. Pihak keluarga tidak mengetahui secara pasti masalah pribadi yang sedang dihadapi korban semasa hidupnya.

‎Kini, pihak keluarga berharap penuh agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap penyebab pasti kematian korban yang dinilai sangat mengenaskan tersebut.

‎Sementara itu, Perwira Administrasi Pelayanan (Paminyan) RS Bhayangkara Setukpa, Ipda Yurinda Reygita, menyebut bahwa tim forensik telah memeriksa jenazah perempuan dewasa tersebut. Akibat pembusukan lanjut, tidak ada identitas pengenal yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

‎”Dari hasil pemeriksaan tim forensik, jenazah berjenis kelamin perempuan dewasa dan kondisinya sudah mulai membusuk lanjut (nyaris kerangka). Untuk kepentingan penyelidikan dan memastikan identitas secara ilmiah, kami telah mengambil sampel DNA serta sampel histopatologi,” kata Ipda Yurinda.

0 Komentar