Petang Mencekam di Pantura Bekasi! Si Jago Merah Luluhlantakkan Permukiman Warga

Si jago merah meluluhlantahkan permukiman warga dan lapak penyimpanan palet kayu di Kampung Pacing, Desa Kedu
Si jago merah meluluhlantahkan permukiman warga dan lapak penyimpanan palet kayu di Kampung Pacing, Desa Kedunggedeh, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Selasa (15/7) petang.
0 Komentar

KABUPATEN BEKASI – Si jago merah meluluhlantahkan permukiman warga dan lapak penyimpanan palet kayu di Kampung Pacing, Desa Kedunggedeh, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Selasa (15/7) petang. Sedikitnya 10 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal setelah kobaran api melalap puluhan bangunan dalam waktu singkat.

Salah seorang korban, Sion (35), mengaku tak akan melupakan detik-detik saat api mulai membesar sekitar pukul 17.15 WIB. Saat itu ia tengah beristirahat di rumah sebelum melihat percikan api muncul dari bagian belakang bangunan.

Tiupan angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat merembet ke rumah-rumah warga. Banyaknya material kayu dan palet di sekitar lokasi semakin mempercepat kobaran api.

Baca Juga:Lionel Messi Cetak Dua Assist! Argentina Bangkit dan Singkirkan Inggris untuk Melaju ke Final Piala Dunia 2026Heboh Hari Pertama Sekolah! Puluhan Orang Tua Geruduk SMPN 6 Tambun Utara, Ternyata Ini Penyababnya

“Karena angin sangat kencang, sekitar tiga menit api sudah sampai ke rumah kami. Di sekitar lokasi juga banyak kayu dan palet, jadi api cepat sekali membesar,” ujar Sion kepada Cikarang Ekspres.

Dalam kondisi panik, ia bersama keluarganya hanya sempat menyelamatkan diri. Keinginan menyelamatkan dokumen penting urung dilakukan karena api sudah telanjur membesar.

“Kami hanya sempat menyelamatkan diri dan anak-anak. Sebenarnya ingin mengambil dokumen penting, tetapi api sudah terlalu besar,” katanya.

Akibat peristiwa itu, Sion memperkirakan kerugian yang dialaminya mencapai Rp200 juta hingga Rp300 juta. Sejumlah dokumen penting dan barang berharga ikut hangus terbakar. Hanya beberapa kendaraan yang berhasil diselamatkan.

Akibat kejadian itu, sekitar 10 kepala keluarga terdampak dan sementara mengungsi ke rumah kerabat di lingkungan RT lain.

“Banyak dokumen penting ikut terbakar. Kami hanya sempat menyelamatkan beberapa kendaraan,” ucap Simon.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi mengerahkan delapan armada gabungan dari Pos Cikarang Utara, Wibawa Mukti, Cikarang Barat, serta bantuan dari Pos Cikarang Selatan, Pos Pemda, dan Sukatani untuk menjinakkan kobaran api.

Baca Juga:Calon Jemaah Haji Karawang Wajib Tahu? Kemenhaj Ungkap Kabar Terbaru soal Biaya Haji 2027APP Group PT Pindo Deli Karawang Buka Trainee Program, Ayo Segera Daftar!

Komandan Regu Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi, Bohir, mengatakan petugas langsung bergerak setelah menerima laporan kebakaran.

Sebanyak empat unit mobil pemadam dikerahkan pada tahap awal dari Pos Cikarang Utara, Stadion Wibawa Mukti, dan Mako Cikarang Barat. Melihat besarnya kobaran api, Disdamkarmat kemudian menambah armada dari Pos Cikarang Selatan, Pos Pemda, dan Pos Sukatani sehingga total delapan unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi.

0 Komentar