Perkuat Mindset dan Strategi Bisnis, 50 Pelaku UMKM di Kutawaluya Ikuti Pendampingan Mentorship 2026

50 Pelaku UMKM di Kutawaluya Ikuti Pendampingan Mentorship 2026.
Perkuat Mindset dan Strategi Bisnis, 50 Pelaku UMKM di Kutawaluya Ikuti Pendampingan Mentorship 2026. -kbeonline.id
0 Komentar

KARAWANG, KBEONLINE.ID — Pemerintah Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, terus mendorong penguatan kapasitas serta daya saing para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Pendampingan UMKM Peserta Mentorship Tahun 2026 yang digelar pada Senin (3/8/2026).

Kegiatan strategis yang diikuti oleh 50 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kecamatan Kutawaluya ini bertujuan untuk memperkuat fondasi bisnis masyarakat. Melalui program ini, para peserta dibekali wawasan mendalam agar mampu beradaptasi, berinovasi, serta meningkatkan skala usaha mereka secara berkelanjutan.

Hadir mewakili pihak pemerintah setempat, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasikesos) Kecamatan Kutawaluya, Parmin Suparmin, mengapresiasi tinggi jalannya pelatihan tersebut. Pihak kecamatan menilai bahwa penguatan sektor UMKM merupakan pondasi utama dalam mendongkrak perekonomian berbasis kerakyatan di tingkat daerah.

Baca Juga:Jadwal Layanan SIM Keliling di Bekasi Hari Ini 4 Agustus 2026, Cek Lokasi dan Syarat PerpanjangannyaUpdate Terbaru 10+ Kode Redeem FF Hari Ini 3 Agustus 2026, Klaim Segera Hadiah Ekslusifnya Gratis

Selama kegiatan berlangsung, para pelaku usaha tidak hanya menerima paparan teori, tetapi juga diberikan ruang interaktif untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman. Metode pendampingan ini dirancang khusus agar para peserta dapat mengidentifikasi potensi serta mengatasi hambatan operasional yang kerap dihadapi di lapangan.

Adapun materi pelatihan yang diberikan oleh koordinator wilayah, Koswara bersama Pendamping Mentorship Kecamatan Kutawaluya, Rudi Badarudin, mencakup empat pilar utama pengembangan usaha, yakni pembentukan mindset wirausaha, penyusunan Business Model Canvas (BMC), pemisahan dan pencatatan keuangan bisnis, hingga penerapan strategi pemasaran modern. Pemahaman mendasar ini dinilai sangat krusial agar pelaku UMKM tidak lagi mengelola usahanya secara konvensional.

Koswara, menegaskan bahwa kunci utama dari keberhasilan sebuah usaha terletak pada kesiapan mental dan kejelasan strategi bisnis yang dijalankan oleh para pelaku UMKM.

“Membangun usaha yang berkelanjutan bukan semata-mata bergantung pada ketersediaan modal, melainkan pada pembentukan mindset yang tepat, strategi yang matang, konsistensi, serta kemauan untuk terus belajar. Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan para pelaku UMKM di Kutawaluya memiliki pemahaman yang utuh agar usahanya terstruktur dan siap naik kelas,” ujar Koswara.(aufa)

0 Komentar