Menolak Dikasiha­ni, Engkus Buktikan Difabel Bisa Mandiri Lewat Program This Ability

Engkus Kusnadi
Engkus Kusnadi dan dua produk UMKM Hasna Mandiri
0 Komentar

Manager Communication, Relations, & CID Pertamina Regional Jawa, Pinto Budi Bowo Laksono, mengatakan PHE ONWJ berkomitmen menciptakan ruang yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Menurutnya, penyandang disabilitas masih menghadapi stigma sosial dan berbagai hambatan dalam mendapatkan akses ekonomi.

Namun, di balik keterbatasan tersebut terdapat potensi dan semangat yang besar untuk berkembang.

Baca Juga:Delonix Hotel Karawang Tawarkkan Wellness Staycation di Momen KemerdekaanRekor di Era Bupati Aep, Perumdam Tirta Tarum Catat Laba Bersih Rp 17,27 M, Targetkan Naik Lagi

“Kami menyadari bahwa kawan-kawan penyandang disabilitas seringkali harus berhadapan dengan stigma sosial dan hambatan yang nyata dalam mengakses peluang ekonomi. Namun, di balik tantangan tersebut, kami melihat ada potensi, ketangguhan, dan semangat juang yang luar biasa,” tutur Pinto.

Melalui program This Ability, PHE ONWJ berupaya mengubah cara pandang terhadap penyandang disabilitas. Mereka tidak ingin para penyandang disabilitas hanya dipandang berdasarkan keterbatasannya, tetapi juga melalui karya dan kemampuan yang dimiliki.

“Kami ingin meruntuhkan batas-batas stigma tersebut. Kami hadir untuk memastikan mereka tidak lagi dilihat dari keterbatasannya, melainkan dihargai karena karya, daya cipta, dan kemampuannya,” katanya.

Saat ini, PHE ONWJ mendampingi 15 penyandang disabilitas yang sebagian besar merupakan penyandang disabilitas mental dan tuna daksa.

Pendampingan dilakukan secara komprehensif dengan tujuan mendorong kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Tidak hanya mengembangkan produk UMKM yang sudah berjalan, PHE ONWJ juga membuka peluang baru melalui pelatihan pembuatan tumbler berbahan dasar bambu dan produksi kertas daur ulang.

Program tersebut sekaligus diarahkan untuk menciptakan aktivitas ekonomi yang inovatif dan ramah lingkungan.

Baca Juga:Unsika Terapkan Integrated Farming System di Karawang, KWT PEKKA Manfaatkan Limbah Lele Jadi Pupuk OrganikTeknologi Heat Pump Buktikan Potensi Dekarbonisasi Industri, Hemat Biaya hingga Rp744 Juta per Tahun

Bagi Engkus, perjalanan tersebut menjadi bagian lain dari perjuangannya. Ia pernah masuk jauh ke dalam lubang tambang untuk mencari secuil harapan. Kini, ia memilih jalan berbeda: bekerja, berkarya, dan membangun kemandirian.

Dari disabilitas, Engkus ingin menunjukkan bahwa selalu ada this ability—kemampuan untuk terus bergerak dan menjadi berdaya.

0 Komentar