Cuma 10 Menit Sehari, Pikiran Bisa Lebih Tertata? Ini 12 Trik Biar Journaling Tak Berakhir Jadi Buku Kosong

Menulis jurnal harian bisa menjadi aktivitas sederhana.
Menulis jurnal harian bisa menjadi aktivitas sederhana untuk menuangkan pikiran, melakukan refleksi diri, sekaligus mencatat berbagai ide kreatif.
0 Komentar

Hari ini bisa membuat daftar rasa syukur. Besok menulis evaluasi diri. Lusa mencatat ide. Hari berikutnya membuat daftar target.

Dengan begitu, aktivitasnya tidak terasa monoton.

10. Jangan Menganggap Satu Hari Terlewat Berarti Gagal

Ini penting.

Jika biasanya menulis setiap hari kemudian suatu hari lupa, jangan langsung berhenti.

Tidak perlu menulis dua kali lipat pada hari berikutnya untuk “menebus” halaman yang kosong.

Cukup kembali menulis.

Baca Juga:Daftar 12 Toko burung paling ramai di Jatimulya Tambun Selatan dan Bekasi Timur, No 11 Lengkap Punya!Mau Bikin Aquarium di Rumah? Ini 12 Tempat beli aquarium di Jatimulya Tambun Selatan dan Bekasi Timur

Konsistensi bukan berarti tidak pernah gagal. Konsistensi berarti mampu kembali setelah sempat berhenti.

11. Baca Kembali Tulisan Lama

Setiap beberapa minggu atau bulan, luangkan waktu untuk membaca jurnal lama.

Dari sana, Anda mungkin menemukan sesuatu yang sebelumnya tidak disadari.

Misalnya masalah yang dulu terasa besar ternyata sudah berhasil dilewati.

Atau ternyata ada pola tertentu yang terus berulang dalam kehidupan sehari-hari.

Jurnal akhirnya bukan hanya menjadi tempat menulis, tetapi juga menjadi rekaman perjalanan diri.

12. Jadikan Journaling sebagai Waktu untuk Berhenti Sejenak

Jangan mengubah journaling menjadi tugas baru yang justru membuat stres.

Buat suasananya senyaman mungkin.

Jauhkan smartphone jika memang mengganggu, cari tempat yang tenang dan berikan waktu beberapa menit untuk diri sendiri.

Tidak perlu mengejar kesempurnaan.

Yang penting adalah kembali membuka halaman berikutnya.

0 Komentar