KBEONLINE.ID – Pernah membeli buku jurnal dengan semangat ingin menulis setiap hari, tetapi baru beberapa halaman sudah tidak pernah disentuh lagi?
Kondisi tersebut cukup umum terjadi. Keinginan untuk membuat jurnal biasanya muncul ketika seseorang sedang ingin memperbaiki rutinitas, mengurangi overthinking, atau sekadar ingin memiliki catatan mengenai perjalanan hidupnya.
Padahal, journaling tidak harus dilakukan dengan tulisan panjang.
Menulis beberapa kalimat mengenai apa yang dirasakan atau terjadi sepanjang hari sudah bisa menjadi awal untuk membangun kebiasaan tersebut.
Baca Juga:Daftar 12 Toko burung paling ramai di Jatimulya Tambun Selatan dan Bekasi Timur, No 11 Lengkap Punya!Mau Bikin Aquarium di Rumah? Ini 12 Tempat beli aquarium di Jatimulya Tambun Selatan dan Bekasi Timur
Penelitian mengenai expressive writing juga menunjukkan bahwa aktivitas menulis mengenai pengalaman dan emosi dapat memberikan manfaat psikologis tertentu.
Meta-analisis terhadap 31 penelitian dengan 4.012 peserta menemukan efek kecil tetapi signifikan terhadap gejala depresi, kecemasan, dan stres, dengan sebagian efek muncul setelah periode tindak lanjut.
Namun, journaling bukanlah solusi instan untuk semua masalah. Hasilnya juga dapat berbeda pada setiap orang.
Lantas, bagaimana agar kebiasaan menulis jurnal tidak hanya bertahan tiga hari? Berikut 12 trik biar journaling tak berakhir jadi buku kosong dikutip dari The Guardian Rabu, (19/8/2026).
1. Mulai dari 5-10 Menit, Jangan Langsung Satu Halaman
Kesalahan pertama adalah membuat target terlalu tinggi.
Tidak perlu memaksa diri menulis dua atau tiga halaman setiap malam. Mulailah dengan waktu yang ringan, misalnya 5-10 menit.
Jika ternyata setelah 10 menit masih ingin menulis, lanjutkan. Kalau tidak, berhenti juga tidak masalah.
Tujuannya pada tahap awal bukan menghasilkan tulisan panjang, melainkan membentuk kebiasaan.
2. Pilih Waktu yang Sama Setiap Hari
Baca Juga:Mau Parfum Wangi Tapi Dompet Tetap Aman? Ini 12 Tempat Refill Parfum di Jatimulya Tambun SelatanDaftar 12 Tempat Nongkrong Favorit Anak Sekolah di Jatimulya Tambun Selatan dan Bekasi Timur, No 11 Manteb!
Konsistensi akan lebih mudah dibangun jika journaling memiliki jadwal yang jelas.
Misalnya setelah bangun tidur, ketika istirahat makan siang atau sebelum tidur.
Menentukan waktu khusus membuat aktivitas tersebut lebih mudah masuk ke dalam rutinitas.
3. Jangan Menunggu Mood Datang
Kalau hanya menulis ketika sedang mendapatkan inspirasi, jurnal kemungkinan besar akan kembali berdebu.
Justru tulislah ketika tidak tahu ingin menulis apa.
Bisa dimulai dengan kalimat sederhana:
“Hari ini saya sebenarnya tidak tahu mau menulis apa, tapi…”
Sering kali satu kalimat tersebut justru membuka banyak hal yang ingin dituangkan.
