Kebakaran Tumpukan Kayu di Jatimulya Berujung Temuan Jasad Hangus

Jasad hangus terbakar ditemukan
Kebakaran Tumpukan Kayu di Jatimulya Berujung Temuan Jasad Hangus. (Karawang Bekasi Ekspres)
0 Komentar

Suami Tumiyem, Saidi (76), mengaku sempat melihat bekas wadah bensin di sekitar rumahnya. Namun, ia tidak dapat memastikan apakah benda tersebut berkaitan dengan kebakaran maupun keberadaan jasad korban.

“Iya ada bekas bensin di bawah meja,” ujar Saidi.

Menurut Saidi, selama puluhan tahun tinggal di lokasi tersebut, dirinya belum pernah melihat tumpukan limbah kayu terbakar. Ia juga tidak melihat aktivitas mencurigakan sebelum kejadian, meski terdapat akses lain menuju lokasi dari arah Kampung Legon.

Baca Juga:Jelang Pilkades, Bungkusan Mirip Pocong Gegerkan Warga Karangpatri, Pebayuran Jadwal Film Bioskop Trans TV Malam Ini 25 Agustus 2026 Lengkap Sinopsis, Ada The Ambush dan Mosul

Kasus ini kini ditangani Polsek Tambun Selatan. Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara belum menemukan bahan pemantik api maupun barang bukti lain yang mengarah pada penyebab kebakaran.

“Kami tidak menemukan bensin ataupun bau aroma dari bahan yang mudah terbakar. Barang-barang lain juga tidak ada di TKP,” kata Wuryanti.

Polisi telah memeriksa dua orang saksi, yakni warga yang pertama kali memadamkan api dan berada di sekitar lokasi kejadian.

“Sementara baru dua orang saksi yang diperiksa, yaitu warga yang memadamkan api yang rumahnya berdekatan dengan TKP,” tambahnya.

Petugas bersama Tim Identifikasi Polres Metro Bekasi langsung mengevakuasi korban setelah menerima laporan dari warga. Kondisi jasad korban disebut mengalami luka bakar sangat parah.

“Pada saat kami ke sana, ditemukan jenazah laki-laki dengan kondisi terbakar 100 persen. Dari kepala, wajah, sampai seluruh badan itu sudah terbakar. Tidak ada baju yang melekat, tidak ada jejak tekstil yang melekat,” jelas Wuryanti.

Polisi juga belum dapat memastikan apakah korban meninggal akibat dibakar atau terdapat penyebab lain. Kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan forensik di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Baca Juga:‎Keren, Tim PKM UNSIKA Olah Eceng Gondok Jadi Filter Penghasil Air Bersih bagi UMKM di Pesisir KarawangDorong UMKM Kerupuk Kulit Cilamaya Naik Kelas, Dosen UNSIKA Hadirkan Teknologi Pengering Berbasis Energi Surya

“Belum bisa disimpulkan. Kita masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya,” tegasnya.

Sementara itu, ciri fisik sementara korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter dan berat badan berkisar 60 hingga 65 kilogram.

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polsek Tambun Selatan dengan membawa identitas, foto, kartu keluarga atau dokumen pendukung lainnya.

0 Komentar