25 Titik Krisis Air di Pebayuran, Asep Turun Tangan

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja
Foto Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja turun langsung meninjau progres normalisasi saluran irigasi mulai dari BKG 15 hingga BKG 38 pada Rabu (2/9) pagi. (Karawang Bekasi Ekspres)
0 Komentar

“Mudah-mudahan dalam waktu satu bulan clear di daerah Rancasuar di SS Kedunggede,” katanya.

Menurut Asep, persoalan irigasi tidak hanya berkaitan dengan kekeringan saat musim kemarau. Kapasitas saluran juga harus diperbaiki agar mampu mengantisipasi luapan air ketika musim penghujan.

“Saya didampingi oleh PJT dan jajaran dinas terkait datang langsung melihat progresnya agar ke depan kita memastikan ketika musim kemarau kita tidak dilanda kekeringan dan ketika musim penghujan kita tidak dilanda kebanjiran,” tegasnya.

Baca Juga:Pemkab Karawang Buka Job Fair HUT ke- 393, Bupati Aep Tegaskan Bebas Pungli dan Prioritaskan Warga MiskinEmas Antam Ambruk! Harga Hari Ini Turun Rp40.000 Per Gram, Buybacknya Juga Anjlok

Camat Pebayuran Hasyim Adnan mengatakan, kondisi kekeringan saat ini masih dirasakan masyarakat, khususnya para petani di Desa Karangharja. BKG 38 menjadi salah satu titik yang membutuhkan perhatian karena berada di ujung saluran irigasi wilayah utara Pebayuran.

“Kami mewakili masyarakat Pebayuran mengucapkan terima kasih atas apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, oleh Pak Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi,” kata Hasyim.

Ia berharap pekerjaan normalisasi segera berdampak terhadap pasokan air ke lahan pertanian.

“Sebab kondisi pada saat ini kekeringan sedang melanda Desa Karangharja, khususnya di BKG 38 yang pada hari ini kekeringan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa terpenuhi airnya,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Paguyuban Petani Pebayuran, H Sardi, mengapresiasi langkah Pemkab Bekasi bersama PJT, BBWS dan pihak lainnya dalam menangani persoalan irigasi.

Sardi mengatakan, petani juga siap bergotong royong menjaga saluran agar distribusi air ke persawahan dapat berjalan optimal.

“Ke depan dalam waktu dekat, kita akan melakukan kerja bakti bersama-sama petani. Mudah-mudahan ke depan kita tidak ada masalah lagi perihal kekurangan air di saluran irigasi,” ucapnya.

Baca Juga:Rekomendasi 5 HP Gahar 2026, RAM-Baterai Jumbo Siap Temani Kamu Beraktivitas dari Pagi hingga Malam22 Ribu Penerima Bansos di Kabupaten Bekasi Dicoret Gegara Judol

Sardi berharap perbaikan irigasi tersebut tidak hanya menyelesaikan persoalan kekeringan saat ini, tetapi juga menjadi penopang produktivitas pertanian Kabupaten Bekasi.

“Kami petani Kabupaten Bekasi tentu berharap pertanian lancar, sejahtera dan negara makmur,” pungkasnya. (Iky)

0 Komentar