KBEONLINE.ID KARAWANG — Pesta demokrasi Desa Cikampek Timur mulai memasuki tahapan penting. Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cikampek Timur 2026, Panitia 11 terus mematangkan persiapan, salah satunya melalui proses pemutakhiran data pemilih atau pantarlih. Senin (7/9).
Ketua Panitia 11 Pilkades Cikampek Timur, Eman Sulaeman, mengatakan pantarlih menjadi salah satu tahapan yang mendapat perhatian serius. Proses pendataan berlangsung sejak 27 Agustus hingga 7 Oktober 2026.
Menurut Eman, ketelitian dalam pendataan menjadi hal krusial. Panitia tidak ingin ada warga yang sebenarnya memiliki hak pilih namun justru tidak tercatat dalam daftar pemilih.
Baca Juga:Ada PJU Mati? Kini Ada Satgas Persuhubungan Dishub di Setiap Kecamatan Karawang, Begini Cara Lapornya!Sebanyak 145 Pelajar Karawang Ikuti Program PAHAM AI Polresta Karawang
“Sekarang progress kami sedang pantarlih. Ini harus dilakukan secara detail, supaya jangan sampai ada masyarakat yang memiliki hak pilih tetapi tidak terdata,” kata Eman. Senin (7/9)
Di tengah proses pemutakhiran data pemilih, tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa juga mulai bergulir. Pendaftaran dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 10 September 2026.
Sejauh ini, setidaknya sudah muncul dua nama yang disebut akan mengikuti kontestasi Pilkades Cikampek Timur, yakni H. Samsul Bahri dan Hj. Cucun Cunayah. Kendati demikian, seluruh bakal calon tetap harus mengikuti mekanisme dan tahapan pendaftaran yang telah ditetapkan panitia.
Antusiasme masyarakat pun disebut cukup tinggi. Perhelatan Pilkades kali ini mulai menjadi perhatian warga Cikampek Timur, terlebih dengan munculnya nama-nama yang berpotensi ikut dalam perebutan kursi kepemimpinan desa.
Bagi Panitia 11, tingginya perhatian masyarakat tersebut harus dibarengi dengan kedewasaan dalam berdemokrasi. Seluruh tahapan diharapkan dapat berjalan sesuai aturan, sementara masyarakat diberikan ruang untuk menentukan pilihannya secara bebas.
Eman berharap Pilkades Cikampek Timur tidak hanya berjalan sukses secara administratif, tetapi juga mampu menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.
“Harapan kami tentu pelaksanaannya aman, lancar, kondusif dan terkendali. Kami ingin seluruh tahapan berjalan dengan baik sampai selesai,” ujarnya.
Baca Juga:Bupati Aep Syaepuloh Minta OPD Genjot Serapan Anggaran dan Persiapkan Pilkades Serentak Secara DigitalCegah Kebakaran di Musim Kemarau: BPBD dan Damkar Karawang Minta Warga Waspada Pembakaran Sampah
Dengan tahapan pantarlih yang masih berlangsung dan pendaftaran bakal calon yang mulai dibuka, Pilkades Cikampek Timur 2026 perlahan memasuki fase yang semakin menarik perhatian publik. Kini, ketelitian panitia dan kedewasaan seluruh elemen masyarakat menjadi taruhan penting agar pesta demokrasi tingkat desa tersebut tidak hanya ramai secara politik, tetapi juga berlangsung tertib dan demokratis.
