Proyek HDD Pipa Pertamina Gas Bocor, Lumpur Masuk Rumah Warga di Cikarang Barat 

Horizontal Directional Drilling (HDD) pipa Pertamina jalur Cikampek-Pelumpang di Desa Telagamurni
Warga Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, dibuat panik akibat kebocoran pada proyek pekerjaan Horizontal Directional Drilling (HDD) pipa Pertamina jalur Cikampek-Pelumpang.
0 Komentar

Fery berharap pihak pelaksana proyek segera menyelesaikan persoalan tersebut dan mengembalikan kondisi lingkungan warga seperti semula.

“Harapannya ingin segera diselesaikan, dirapikan kembali dan pihak yang mengerjakan bertanggung jawab,” tegasnya.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Hj Enja (60). Ia mengaku kejadian lumpur akibat pekerjaan proyek tersebut bukan kali pertama terjadi.

Baca Juga:Abrasi Sungai Citarum Bikin Jalan Utama Purwadana Amblas, BBWS Turunkan Alat BeratDisdikbud Karawang Kaji Restorasi Bangunan Bersejarah dan Pelestarian Cagar Budaya

“Sudah beberapa kali kejadian seperti ini. Jadi saya selalu mengawasi dan memperhatikan mereka. Takutnya pekerja lagi gali tanah, bocor lagi,” kata Enja.

Enja bahkan mengaku pernah melihat langsung kebocoran saat proses pekerjaan berlangsung. Saat itu, air bercampur lumpur disebut mulai masuk ke rumahnya hingga membuat dirinya harus memperingatkan pekerja.

“Saya pernah lihat langsung pas bocor. Saya teriakin pekerjanya, ‘Mas-mas, itu bocor.’ Air masuk ke rumah, mereka langsung bendungin,” ujarnya.

Dampak kejadian tersebut membuat Enja harus berulang kali membersihkan rumahnya. Dalam sehari, ia mengaku sudah dua kali membersihkan rumah dari lumpur dan air yang masuk.

“Sudah dua kali hari ini, tadi pagi sama tadi Ashar. Repot, saya capek. Rumah saya jadi cebrik (becek),” keluhnya.

Enja juga mengaku tidak menerima kompensasi atas dampak yang dirasakan dari pekerjaan proyek tersebut.

“Nggak, saya mah,” katanya singkat.

Warga berharap pihak pelaksana proyek tidak hanya menangani kebocoran, tetapi juga bertanggung jawab terhadap dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan rumah warga. Terlebih, proyek tersebut berkaitan dengan pembangunan jalur pipa gas yang nantinya akan berada di sekitar permukiman masyarakat.

Baca Juga:Belanja Pegawai Ngebut, Pembangunan Lambat, Serapan APBD Kabupaten Bekasi Masih Jomplang30.700 Pemilih Jadi Rebutan, 5 Calon Kades Karangasih Mulai Adu Strategi Curi Hati Warga

Hingga berita ini diturunkan, Cikarang Ekspres sudah berupaya mengonfirmasi pihak Pertamina maupun pelaksana proyek terkait penyebab kebocoran, namun sayangnya belum memberikan keterangan. (Iky)

0 Komentar