3. Dimsum Frozen dan Matang
Dimsum memiliki keunggulan karena dapat dijual dalam dua bentuk.
Pertama, dimsum matang untuk pembeli yang ingin langsung makan. Kedua, dimsum frozen untuk pelanggan yang ingin menyimpan stok di rumah.
Sistem pre-order juga bisa diterapkan sehingga produksi tidak terlalu banyak dan risiko makanan tersisa dapat ditekan.
Kemasan isi 10, 20 atau 30 buah dapat dibuat untuk membedakan target pembeli.
4. Kebab Mini
Kebab berukuran kecil bisa menjadi pilihan untuk jualan sore hingga malam.
Baca Juga:13 Cara Mengatasi HP yang Sering Restart Sendiri, Jangan Langsung Panik atau Beli Baru!13 Tempat Beli Mie Kocok di Bekasi Timur dan Sekitarnya, No 12 Kuahnya Gurih dan Kikilnya Melimpah!
Ukurannya yang lebih kecil membuat pembeli dapat membeli beberapa varian sekaligus.
Selain daging, isian bisa dikembangkan dengan ayam, sosis, telur, keju atau tambahan saus.
Kebab juga relatif mudah dipasarkan melalui foto karena tampilannya cukup menarik ketika dipotret setelah dipanggang.
5. Korean Toast
Roti panggang ala Korea bisa menjadi pilihan bagi yang ingin menyasar pembeli muda.
Konsepnya sederhana: roti, telur, smoked beef atau sosis, keju dan saus.
Tidak perlu terlalu banyak varian pada awal usaha. Tiga sampai lima menu sudah cukup untuk menguji selera pasar.
Jika responsnya bagus, varian baru bisa ditambahkan secara bertahap.
6. Cireng Isi dengan Berbagai Varian
Cireng termasuk makanan yang mudah dikembangkan dari produk dasar yang sama.
Baca Juga:12 Tempat Nostalgia Anak Bekasi Tahun 2010-an di Bekasi Timur, Dulu Sering Didatangi Sekarang Bikin Kangen12 Tempat yang Wajib Dicoba Anak Kos di Jatimulya Tambun Selatan dan Bekasi Timur, Ada yang Buka 24 Jam!
Bagian isi bisa dibuat bermacam-macam, mulai dari ayam suwir, sosis, keju, abon hingga sambal.
Selain dijual matang, cireng juga bisa dibuat dalam bentuk frozen.
Untuk penjualan dari rumah, model frozen cukup menarik karena produk dapat diproduksi berdasarkan pesanan.
7. Pisang Crispy dengan Topping Kekinian
Pisang goreng tidak harus berhenti pada gula atau keju.
Produk ini dapat dikembangkan menggunakan topping cokelat, matcha, tiramisu, susu, cookies atau saus karamel.
Kuncinya ada pada tampilan dan ukuran porsi.
Kemasan yang rapi juga penting karena pembeli makanan kekinian cukup sering menemukan produk melalui foto di media sosial.
8. Dessert Box Ukuran Personal
Dessert box tidak harus dibuat dalam ukuran besar.
Ukuran personal justru bisa menjadi pilihan bagi pembeli yang hanya ingin mencicipi tanpa mengeluarkan banyak uang.
Varian seperti cokelat, tiramisu, regal, matcha atau red velvet bisa diuji satu per satu.
