KBEonline.id – Perhatian Pemerintah Kabupaten Karawang terhadap penarik becak lanjut usia terus diperkuat. Sebanyak 220 penarik becak mengikuti pelatihan pengoperasian becak listrik di Galeri Bale Indung Nyi Pager Asih, Rabu (23/9). Pelatihan ini menjadi bagian dari program bantuan yang ditujukan untuk meringankan beban kerja sekaligus mendukung perekonomian para penarik becak lansia.
Program tersebut merupakan bantuan dari Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) yang menyasar penarik becak berusia di atas 55 tahun dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya desil 1 hingga 4.
Pemkab Karawang turut memfasilitasi pelaksanaan program tersebut, mulai dari pendataan calon penerima hingga pelatihan penggunaan becak listrik. Langkah ini dilakukan agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang sesuai dengan kriteria sekaligus dimanfaatkan secara optimal.
Baca Juga:Rehab Jalan Tak Kunjung Usai, Debu Pekat dan Jalan Bergelombang di Arteri Galuh Mas Ancam Kesehatan Warga Snapdragon Pimpin Era Agentic AI dengan Dua Chipset Mobile Tercepat di Dunia
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana mengatakan, calon penerima bantuan diprioritaskan berdasarkan data penarik becak yang dimiliki Dishub. Data tersebut kemudian disinkronkan dengan data Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).
“Sasarannya sesuai data pengendara becak hasil kolaborasi dan sinkronisasi antara Dishub Karawang dengan data yang ada di yayasan. Salah satu persyaratannya harus di atas usia 55 tahun dan berada di desil 1 sampai 4,” ujarnya.
Ia menuturkan bahwa pelatihan dilakukan agar para penarik becak yang selama ini terbiasa menggunakan becak manual dapat beradaptasi dengan sistem pengoperasian becak listrik.
“Hari ini kita melaksanakan tahap pelatihan. Karena belum tentu yang usia 55 tahun itu bisa mengoperasikan becak listrik. Kalau becak manual mungkin mereka pada bisa,” ungkapnya.
Sementara itu, kata Muhana, penyaluran becak listrik kepada para penerima manfaat masih menunggu jadwal dari Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) selaku pihak yang menyalurkan bantuan.
Muhana menilai keberadaan becak listrik dapat memberikan kemudahan bagi penarik becak lansia karena mereka tidak lagi sepenuhnya mengandalkan tenaga fisik saat bekerja. Bantuan tersebut juga diharapkan dapat membantu mereka tetap produktif dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Bantuan dari pemerintah pusat agar dapat membantu perekonomian para penarik becak yang lansia. Jadi kita memprioritaskan mereka,” ucapnya.
