Jangan Cuma Kirim “P!” ke HRD, Ini 14 Etika Melamar Kerja Lewat WhatsApp

Mengirim lamaran kerja melalui WhatsApp tetap membutuhkan etika profesional.
Mengirim lamaran kerja melalui WhatsApp tetap membutuhkan etika profesional, mulai dari membuka percakapan dengan sopan.
0 Komentar

11. Jangan Mengirim File Terlalu Banyak

Kirim dokumen sesuai dengan kebutuhan lowongan.

Jika perusahaan hanya meminta CV, jangan langsung mengirim belasan file yang tidak diminta.

Apabila portofolio atau dokumen pendukung diperlukan, susun file dengan rapi sehingga HRD tidak kesulitan mencari informasi yang dibutuhkan.

12. Sesuaikan Pesan dengan Lowongan

Jangan menggunakan satu pesan yang sama untuk semua perusahaan tanpa menyesuaikannya.

Baca Juga:Daftar 14 Cara Menjaga Pola Tidur agar Lebih Teratur, Nomor 13 Sering DisepelekanDaftar 14 Cara Membuat Daftar Pustaka dengan Mudah, Nomor 5 Sering Bikin Salah

Sebutkan posisi yang dilamar dan, jika diperlukan, satu alasan singkat mengapa Anda tertarik dengan posisi tersebut.

Pesan yang disesuaikan menunjukkan bahwa kandidat benar-benar membaca informasi lowongan, bukan sekadar menyebarkan lamaran secara massal.

13. Lakukan Follow Up dengan Sopan

Tidak mendapat balasan bukan berarti harus langsung mengirim pesan setiap beberapa jam.

Jika memang perlu melakukan follow up, berikan jeda yang wajar dan tetap gunakan bahasa sopan.

Tanyakan perkembangan lamaran secara singkat tanpa menuntut HRD segera memberikan jawaban.

14. Akhiri Percakapan dengan Baik

Setelah mengirim lamaran, tutup pesan dengan kalimat yang profesional.

Misalnya, ucapkan terima kasih atas waktu dan perhatian perekrut. Setelah itu, tunggu respons tanpa terus-menerus mengirim pesan.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa kandidat mampu berkomunikasi dengan baik sekaligus menghargai waktu orang lain.

Contoh Pesan Lamaran Kerja Lewat WhatsApp

Baca Juga:Mau Lamaran Dilirik HRD? Ini 14 Cara Melamar Kerja Lewat Email yang Benar dan ProfesionalDaftar 13 Cara Membersihkan Kaca agar Tidak Berbekas, Nomor 5 Sering Bikin Makin Belang

Agar lebih mudah dipraktikkan, berikut contoh format pesan yang dapat disesuaikan dengan lowongan:

Selamat pagi, Bapak/Ibu HRD [Nama Perusahaan].

Perkenalkan, saya [Nama]. Saya mendapatkan informasi mengenai lowongan [Nama Posisi] di [Nama Perusahaan] dan bermaksud mengajukan lamaran untuk posisi tersebut.

Sebagai bahan pertimbangan, saya melampirkan CV pada pesan ini. Saya berharap dapat diberikan kesempatan untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya.

Terima kasih atas waktu dan perhatian Bapak/Ibu.

Hormat saya,[Nama]

Pada akhirnya, melamar pekerjaan melalui WhatsApp memang lebih praktis dibandingkan metode konvensional. Namun, kemudahan tersebut tidak menghilangkan kebutuhan untuk menjaga etika.

0 Komentar