kbeonline.id – Madura United FC mengambil keputusan penting dengan mengganti Angel Alfredo Vera dari kursi pelatih kepala. Pelatih berusia 53 tahun asal Argentina itu kini tidak lagi menjadi komando utama tim, namun tetap dipertahankan sebagai bagian penting dalam struktur kepelatihan dengan peran baru sebagai direktur teknik.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh Presiden Madura United, Achsanul Qosasi. Menurutnya, reposisi Vera bukan bentuk kegagalan, melainkan langkah strategis yang telah dirumuskan sejak jauh hari. Dalam waktu bersamaan, manajemen juga memastikan bahwa pelatih kepala baru telah didatangkan dan kini berada di Indonesia menunggu perkenalan resmi.
Keputusan yang Sudah Dibahas Sejak RUPS Agustus 2025
Achsanul Qosasi menjelaskan bahwa perubahan ini bukan keputusan mendadak. Rencana pergantian pelatih telah dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) pada Agustus 2025. Namun saat itu, fokus anggaran klub diarahkan pada kebutuhan lain sehingga implementasinya baru dilakukan sekarang.
Baca Juga:3 Fakta Menarik di Balik Debut Tomas Trucha Bersama PSM MakassarFederico Barba Jadi Poros Ketenangan di Jantung Pertahanan Persib
“Kami mengganti Vera bukan karena dia gagal, tapi ini bagian dari roadmap jangka panjang tim,” jelas AQ. Ia menegaskan bahwa reposisi ini bertujuan memperkuat aspek teknis klub secara keseluruhan, bukan hanya performa jangka pendek di lapangan.
AQ juga menilai pengalaman Vera akan sangat berguna sebagai direktur teknik, khususnya untuk membangun fondasi pengembangan pemain dan mempertegas identitas permainan klub ke depan.
Pelatih Baru Sudah Tiba, Tinggal Menunggu Proses Administrasi
Manajer tim, Umar A Wachdin, menambahkan bahwa sosok pelatih baru sebenarnya sudah berada di Tanah Air. Namun, ia belum bisa diperkenalkan karena masih menunggu penyelesaian administrasi registrasi I.League, termasuk lisensi kepelatihan dan dokumen KITAS sebagai syarat pelatih asing.
“Federasi cukup ketat soal administrasi. Jika proses ini selesai selama masa jeda, pelatih baru diharapkan sudah bisa memimpin tim pada laga berikutnya,” ujarnya.
Penegasan ini sekaligus memberi sinyal kuat bahwa Madura United tengah bersiap memasuki fase baru dengan komando pelatih asing yang kemungkinan telah diseleksi berdasarkan visi jangka panjang klub.
