KBEonline.id- Pemerintah Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, resmi membuka pendaftaran bakal calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mulai 23 April hingga 6 Mei 2026.
Proses ini dipastikan berjalan transparan, inklusif, dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berpartisipasi.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Serang, Achmad Fadilah, menyampaikan bahwa sejak awal pemerintah desa telah menyiapkan mekanisme yang menitikberatkan pada keterbukaan informasi kepada seluruh masyarakat.
Baca Juga:Di Karawang Mentan Amran Ungkap Mafia Beras, Harga Rp 8 Ribu Dijual Rp 17 RibuSatpol PP Larang Pedagang Jualan di Sekitar Al Jihad Jelang Pemberangkatan Jamaah Haji, Ini Alasannya
Penyampaian informasi dilakukan secara menyeluruh melalui RT, RW, hingga kepala dusun agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam memahami aturan yang berlaku.
“Yang kita bangun itu bagaimana informasi tersampaikan secara menyeluruh. Tidak boleh ada informasi yang terlewat, karena salah tafsir bisa memicu persoalan di masyarakat,” kata Fadillah kepada Cikarang Ekspres, Kamis (23/4/26).
Ia menjelaskan, secara administratif persyaratan pendaftaran tidak mengalami perubahan signifikan. Namun, pada aspek teknis terdapat beberapa penyesuaian, khususnya terkait regulasi keterwakilan perempuan.
Dalam aturan sebelumnya, keterwakilan perempuan ditetapkan minimal satu orang, sementara pada regulasi terbaru mengarah pada keterwakilan 30 persen.Perbedaan penafsiran ini disikapi dengan pendekatan fleksibel tanpa membatasi hak masyarakat untuk mencalonkan diri.
“Kami tidak ingin ada diskriminasi. Semua punya hak yang sama untuk mencalonkan diri, baik melalui keterwakilan wilayah maupun keterwakilan perempuan,” jelasnya.
Dari sisi partisipasi, hari pertama pendaftaran menunjukkan respons positif. Perwakilan dari berbagai dusun mulai berdatangan untuk mendaftarkan diri, baik dari lingkungan perkampungan maupun perumahan.
Pemerintah desa juga mendorong agar seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan, turut berperan aktif dalam proses demokrasi desa tersebut.
Baca Juga:Putar Otak, 5 Strategi Korporasi Menavigasi Ketidakpastian Global dan Manfaatkan Peluang Indonesia- TiongkokPGE Pertamina Geothermal Energy Gelar RUPST, Tunjuk Direktur Keuangan Baru
“Tadi hampir semua wilayah sudah mulai bergerak. Harapan kami, masyarakat tidak menunda dan langsung memanfaatkan waktu pendaftaran yang ada,” katanya.
Meski demikian, terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi dalam proses ini, terutama terkait karakter masyarakat Desa Serang yang heterogen, antara kawasan perkampungan dan perumahan. Perbedaan persepsi kerap muncul sehingga diperlukan pengelolaan komunikasi yang baik agar situasi tetap kondusif.
