Setelah mendaftar secara daring, peserta yang lolos seleksi akan mengikuti private offline audition di beberapa kota pada periode 16 Mei hingga 6 Juni. Mereka yang berhasil melaju akan bertanding di babak semifinal (14 Juni – 19 Juli) yang digelar di Medan, Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, dan Makassar, hingga tahap grand final yang akan dilaksanakan di Jakarta 28 sampai 31 Agustus 2026.
Arinto Sapto Nugroho, koreografer profesional dan pemilik Alpha Plus Dancer sekaligus juri POTEK Dance Fest sejak tahun lalu, melihat ajang ini sebagai ruang eksplorasi yang penting bagi para dancer muda.
“Dance itu bukan cuma soal teknik, tapi juga energi dan konsistensi. Sejak tahun lalu, saya melihat banyak talenta baru dengan karakter kuat dari berbagai daerah. Dengan jangkauan yang lebih luas tahun ini, saya yakin akan semakin banyak talenta yang berani tampil dan menunjukkan identitas mereka,” katanya.
Baca Juga:Jejak Perjuangan Yonif 305 di Lembah Pasir Ipis KIIC, Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih PENTING, Magang Nasional Perkuat Kompetensi Calon Naker dan Memperluas Akses Peluang Kerja
Peserta yang lolos berbagai tahap hingga grand final ini akan dinilai oleh seorang juri kehormatan, IBUKI, dancer dari Jepang yang terkenal secara internasional karena keterampilannya Waacking, juga perannya sebagai figur penting dalam skena street dance di Jepang. Selain dari prestasinya di berbagai ajang dance global, Ibuki juga merupakan mentor dan instruktur dance yang telah melanglang buana mengadakan masterclass bagi para dancer di seluruh dunia. Sungguh kesempatan emas yang sayang untuk dilewatkan!
Dengan konsep yang semakin matang, POTEK Dance Fest 2026 bukan hanya tentang kompetisi. Ini adalah ajakan untuk memulai kebiasaan sehat dengan cara yang menyenangkan dan dekat dengan keseharian anak muda.
Komix Herbal mengajak seluruh komunitas dance di Indonesia untuk ikut ambil bagian. Daftarkan komunitas dance melalui www.potekdancefest.com dan tunjukkan gayamu di panggung POTEK Dance Fest 2026. Menutup rangkaian ini, Andry menegaskan kembali pesan utamanya.
“Kami ingin mengajak anak muda Indonesia mulai dari langkah kecil. Tidak perlu langsung berat, cukup 15 menit setiap hari. Lewat POTEK Dance Fest, kami berharap ini bisa menjadi kebiasaan baru yang positif, aktif, dan kreatif,” pungkas Andry. **
