Mengapa Makam Syekh Quro Pulobata Lemahabang Selalu Dipadati Peziarah? Ini Sejarah Lengkapnya

Komplek Makam Syekh Quro Pulobata Lemahabang
Komplek Makam Syekh Quro Pulobata Lemahabang
0 Komentar

Puncak keramaian biasanya terjadi setiap malam Sabtu Kliwon. Pada waktu tersebut, ribuan peziarah memadati kawasan makam untuk mengikuti istighasah dan tawasul bersama.

Tradisi tersebut telah berlangsung turun-temurun dan menjadi bagian dari budaya religi masyarakat Karawang. Selain berdoa, para peziarah juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenang perjuangan para ulama dalam menyebarkan Islam di tanah Sunda.

Menariknya, suasana kompleks makam semakin khas dengan keberadaan ratusan burung kuntul putih yang sering terlihat bertengger di pepohonan sekitar area keramat. Pemandangan itu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Baca Juga:Menolak Miliaran Demi Masa Depan Anak Cucu, Begini Perjuangan Warga Menjaga Mata Air Sirahna di GarutBanyak yang Belum Tahu! Di Subang Ada Tempat Wisata yang Mirip Banget Ubud Bali dan Tiketnya Hanya Goceng

Hingga kini, Makam Keramat Syekh Quro Pulobata Lemahabang tetap menjadi salah satu situs religi paling bersejarah di Karawang. Bukan hanya tempat ziarah, kawasan ini juga menjadi saksi perjalanan panjang masuk dan berkembangnya Islam di Tatar Pasundan yang jejaknya masih dapat dirasakan hingga sekarang.

0 Komentar