Bupati Karawang Aep Syaepuloh Ajak Masyarakat Jaga Nilai Keagamaan dan Keberagaman di Pawai Obor 1 Muharram

Tahun Baru Islam Pawai Obor Karawang
Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram, Bupati Karawang dan Jajajaran Forkopimda menggelar pawai obor.
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar kegiatan pawai obor dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram. Kegiatan keagamaan yang berlangsung meriah ini diawali dengan tausiah atau ceramah keagamaan dan santunan anak yatim piatu, dilanjutkan dengan doa bersama, dan ditutup dengan iring-iringan pawai obor yang mengitari sejumlah ruas jalan protokol.

Acara tahunan ini dibuka dan dilepas langsung oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh. Berbagai kelompok para OPD dan juga para perwakilan dari Kecamatan masing-masing tampak memadati lokasi acara dengan membawa obor yang menyala.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan menyambut 1 Muharram ini telah berjalan dengan khidmat dan lancar. Rangkaian perayaan ini dirancang sebagai bentuk rasa syukur dan refleksi diri bagi seluruh masyarakat Karawang memasuki tahun yang baru.

Baca Juga:Sidak Bupati Karawang Temukan Dugaan Pelanggaran Izin Minol di Dua Tempat Hiburan MalamKisah Pilu Jajat PMI Karawang: Demi Bayi 8 Bulan, Berangkat Cari Rezeki, Pulang dengan Tubuh yang Tak Berdaya

“Ya, tentunya tadi rangkaian untuk 1 Muharram sudah kita laksanakan. Dari mulai pertama kita kebersamaan tentunya. Tadi kita berdoa di akhir tahun. Setelah itu baru kita lanjut dengan salat berjamaah Magrib. Dan alhamdulillah setelah itu kita berdoa di awal tahun di 1 Muharram,” ujar Aep, Senin (15/6).

Aep juga menambahkan bahwa antusiasme perayaan tahun ini sangat luar biasa karena diikuti oleh seluruh jajaran pemerintahan dan instansi terkait. Kehadiran para pejabat daerah dan instansi vertikal ini menunjukkan soliditas dan komitmen bersama dalam membangun lingkungan Karawang yang agamis.

“Nah, rangkaian tentunya alhamdulillah, ini kita juga melaksanakan pawai. Pawai yang biasa kita laksanakan itu alhamdulillah seluruh kepala OPD termasuk juga kecamatan, termasuk juga instansi vertikal tadi ada BKMM, termasuk juga Kemenag gitu kan,” tutur Aep.

Menurut Aep, momentum peringatan Hari Besar Islam seperti ini harus terus dilestarikan dan diselenggarakan setiap tahunnya. Hal ini bertujuan untuk menyeimbangkan identitas Kabupaten Karawang yang selama ini tidak hanya dikenal sebagai pusat industri besar dan lumbung padi nasional, tetapi juga memiliki akar religius yang kuat.

“Kita menginginkan bahwa setiap tahun momen ini ya harus kita laksanakan karena tadi Kabupaten Karawang ini bukan hanya kota industri atau sebagai kota lumbung padi, tapi tentunya kita juga memiliki pesantren-pesantren. Kayak yang kemarin saya sampaikan bahwa Karawang ini kaya dengan keanekaragamannya juga yang sangat luar biasa. Tentunya juga harus kita betul-betul jaga bersama-sama,” tegasnya.

0 Komentar