KBEONLINE.ID KARAWANG – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang dalam beberapa waktu terakhir mulai dikeluhkan oleh pelaku usaha.
Kondisi tersebut dinilai mengganggu kelancaran produksi, distribusi, hingga kepastian operasional perusahaan. Pemadaman bergilir sendiri dilakukan akibat adanya gangguan pada sistem pasokan listrik yang berdampak pada sejumlah wilayah di Pulau Jawa.
Bahwa perusahaannya mengalami berbagai kendala akibat pemadaman listrik yang terjadi berulang kali dan berlangsung cukup lama.
Baca Juga:UMKM di Karawang Keluhkan Pemadaman Listrik, Omzet Turun hingga 40 PersenBapenda Karawang Tegas! EO Tak Bayar Pajak, Izin Konser Berikutnya Terancam Dievaluasi
“Persoalan pertama adalah tidak adanya informasi sebelum pemadaman dilakukan. Akibatnya, para pekerja yang sudah masuk kerja tetap harus dihitung jam kerjanya meski aktivitas produksi tidak dapat berjalan normal,” kata Pemilik PT Tri Jaya Teknik Karawang, Rahmat Wiguna.
“Sering kali kami tidak mengetahui adanya pemadaman sebelumnya. Sementara karyawan sudah masuk dan jam kerja tetap berjalan,” ujarnya.
Selain itu, pemadaman mendadak juga dinilai membahayakan keselamatan kerja. Pasalnya, mesin produksi yang sedang beroperasi tiba-tiba berhenti saat digunakan pekerja.
“Ketika listrik padam secara tiba-tiba, mesin langsung mati. Hal ini cukup mengagetkan pekerja yang sedang mengoperasikan mesin,” ungkapnya.
Dampak lainnya adalah terhambatnya proses produksi yang menyebabkan stok barang menipis dengan waktu produksi yang hilang selama beberapa jam dan perusahaan kesulitan memenuhi kebutuhan persediaan barang.
“Stok barang menjadi berkurang karena kami tidak bisa berproduksi selama beberapa jam saat listrik padam,” tambah Rahmat.
Tak hanya itu, keterlambatan produksi juga berdampak pada pemenuhan pesanan pelanggan. Sejumlah barang yang seharusnya dikirim sesuai jadwal terpaksa mengalami penundaan.
Baca Juga:Didatangi dan Dihubungi Berkali-kali, PLN UP3 Cikarang Belum Beri Penjelasan Soal Pemadaman Listrik BergilirIntervensi Gizi dan Program Pencegahan Sejak Remaja Berhasil Tekan Angka Stunting di Karawang
“Ada beberapa pesanan yang ditunggu customer yang tidak bisa kami selesaikan tepat waktu sehingga pengirimannya mengalami keterlambatan,” jelasnya.
Kendati demikian, Rahmat berharap pihak terkait dapat memberikan kepastian jadwal pemadaman serta mempercepat normalisasi pasokan listrik. Menurutnya, kepastian informasi sangat penting agar perusahaan dapat melakukan penyesuaian operasional dan meminimalkan kerugian.
Keluhan serupa juga mulai bermunculan dari berbagai sektor usaha di Karawang yang terdampak pemadaman listrik bergilir. Para pelaku usaha menilai stabilitas pasokan listrik menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas industri dan kepercayaan pelanggan.
