Kenaikan Harga BBM Ancam Pembangunan di Kabupaten Bekasi, Sejumlah Proyek Berpotensi Menyusut

Jalan rusak di Kabupaten Bekasi
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), fluktuasi nilai tukar dolar, serta meningkatnya harga sejumlah komoditas memaksa Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan penyesuaian anggaran pada pelaksanaan program pembangunan tahun 2026
0 Komentar

Terkait proses pergeseran anggaran, Sigit menyebut hal itu menjadi kewenangan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD). Saat ini BPKD masih meminta setiap perangkat daerah menyampaikan usulan kegiatan yang terdampak beserta perubahan anggarannya.

“Kalau targetnya kapan selesai, tentu sesuai arahan Pak Plt Bupati secepatnya. Kami dari Bappeda ingin yang sudah direncanakan itu segera dilaksanakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelum menetapkan harga satuan baru, perangkat daerah akan melakukan survei harga pasar di sedikitnya tiga lokasi agar penyesuaian anggaran sesuai kondisi riil.

Baca Juga:Naik BisKita Bekasi Makin Mudah, Empat Bank Siap Dukung Sistem Pembayaran ElektronikDPRD Kabupaten Bekasi Minta Pemkab Genjot Potensi Wisata Bekasi Dioptimalkan demi Tingkatkan PAD

“Nanti perangkat daerah survei dulu ke harga pasar, minimal tiga tempat. Tidak ujug-ujug menetapkan harga. Mudah-mudahan kalau BBM turun lagi tentu akan lebih baik, bukan hanya untuk pembangunan tetapi juga untuk masyarakat,” pungkasnya. (Iky)

0 Komentar