8. Tempat pensil
Tempat pensil membantu menyimpan alat tulis agar lebih rapi dan tidak mudah hilang.
Pilih model yang cukup menampung seluruh perlengkapan, tetapi tetap ringan saat dibawa.
9. Buku pelajaran atau buku pendukung
Beberapa sekolah sudah memberikan daftar buku yang perlu dimiliki siswa.
Baca Juga:Anak Sulit Fokus Belajar karena HP? Jangan Langsung Disita, Coba 8 Cara Ini agar Belajar Lebih EfektifJangan Anggap Sepele! Sering Kesemutan di Tangan dan Kaki Ternyata Bisa Jadi Tanda Penyakit
Jika daftar tersebut sudah tersedia, membeli buku lebih awal dapat menghindari kehabisan stok saat permintaan meningkat menjelang masuk sekolah.
10. Masker dan perlengkapan kebersihan
Meski situasi kesehatan sudah jauh membaik, membawa masker cadangan, tisu, hand sanitizer, atau tisu basah tetap menjadi kebiasaan yang baik untuk menjaga kebersihan selama berada di sekolah.
Tips berbelanja perlengkapan sekolah agar lebih hemat
– Buat daftar kebutuhan sebelum berbelanja.
– Dahulukan barang yang benar-benar diperlukan.
– Manfaatkan promo atau diskon menjelang tahun ajaran baru.
– Pilih barang yang berkualitas agar lebih awet.
– Gunakan kembali perlengkapan yang masih layak pakai untuk menghemat pengeluaran.
Kesalahan yang sering dilakukan
– Berbelanja mendadak sehari sebelum masuk sekolah.
– Membeli barang hanya karena mengikuti tren tanpa mempertimbangkan kebutuhan.
– Mengabaikan kenyamanan tas dan sepatu.
– Tidak mengecek perlengkapan lama yang sebenarnya masih bisa digunakan.
– Lupa memberi nama pada buku dan perlengkapan sekolah sehingga mudah tertukar.
Persiapan yang baik akan membantu siswa memulai tahun ajaran baru dengan lebih percaya diri dan nyaman.
Dengan membeli perlengkapan sekolah lebih awal, orang tua tidak perlu terburu-buru, sementara anak dapat lebih fokus menyambut kegiatan belajar di kelas.
Yang terpenting, belilah perlengkapan sesuai kebutuhan dan utamakan kualitas agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama. (Vionisya Citra)
