KBEonline.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menerima kunjungan kerja dari Kementerian Koperasi dalam rangka pelaksanaan Uji Petik Verifikasi dan Validasi pembangunan fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Selasa (14/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi, Herbet, beserta jajaran terkait.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menjelaskan bahwa Karawang memiliki 297 desa dan 12 kelurahan yang menjadi fokus pengembangan koperasi tersebut. Saat ini, progres pembangunan fisik telah mencapai 18% dari total target, sementara 26% lainnya sedang dalam proses pengerjaan, dan 46% direncanakan segera menyusul.
Baca Juga:Walau Tidak Ada Bukti, Ade Kunang Keukeuh Berdalih Uang Rp 8,5 Miliar dari Sarjan adalah Pinjaman Amankan Investasi, Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri Karawang
Aep menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan pihak terkait, termasuk Kodim 0604 Karawang, dalam mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan dengan baik. Menurutnya, keterlibatan semua pihak sangat krusial demi memastikan operasional koperasi memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.
Terkait aspek teknis, Aep menjamin bahwa seluruh lahan yang digunakan untuk pembangunan gerai dan pergudangan KDMP dalam kondisi aman dan clear.
“Saya pastikan, lahan tanah sampai hari ini tidak ada yang sengketa,” tegas Aep.
Ia juga menambahkan bahwa pemilihan lokasi pembangunan telah melalui kajian matang agar tidak menyulitkan operasional ke depannya.
“Pembangunannya juga tidak ada yang mungkin menonjol. Misalkan contoh, ada di tengah bukit atau misalkan di tengah rawa. Jadi insyaallah semuanya clear,” ungkap Aep.
Aep berharap kehadiran tim dari Kementerian Koperasi dapat mempercepat proses verifikasi dan validasi lapangan (verval) untuk mengeluarkan izin operasional bagi KDMP yang telah terbangun. Langkah ini diharapkan segera memacu kegiatan ekonomi produktif di tingkat desa.
“Hari ini kami instruksikan, setelah tim turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi, kami juga akan membuat surat agar proses verifikasi faktual segera dilaksanakan. Harapannya pembangunan ini bisa berjalan sesuai rencana,” tutupnya.(aufa)
