BEJAT! Gadis di Cikarang Dicabuli Ayah dan Dua Pamannya Sejak Berusia 13 Tahun

ilustrasi digilir
ilustrasi pemerkosaan. (shutterstock)
0 Komentar

Penderitaan korban kian menjadi-jadi saat ayah kandungnya, MS, serta paman lainnya, S, ikut melakukan aksi serupa. Aksi bejat ini terus berulang di dalam rumah, bahkan hingga sepekan sebelum kasus ini akhirnya terungkap ke publik.

“Juga oleh ayahnya, apalagi satu rumah kan. Kata korban, si ayah ini sempat memohon maaf pada ibunya atas perbuatannya, tapi kemudian dilakukan lagi,” kata Cut.

Pelecehan dilakukan juga oleh paman lainnya, S. “Jadi paman dari ibu, sama paman dari ayahnya,” kata Cut, menambahkan.

Baca Juga:Rekomendasi 8 HP 5G Termurah 2026, Spek Gahar Penyimpanan Lega Mulai Rp1 JutaanHarga Emas Antam Hari ini 16 Juli 2026: Turun Tipis Menjadi Rp2.633.000 Per Gram, Cek Rinciannya Di Sini

Cut mengatakan, selama bertahun-tahun korban hidup penuh tekanan dan tidak berdaya. Setiap paman W datang ke rumah, pelecehan selalu dilakukan. Belum dari ayah dan paman S. Bahkan sepekan sebelum kasus terungkap, pelecehan masih terjadi.

“Jadi kami menerima pengaduan online tanggal 1 Juli, setelah ditelusuri kebenarannya langsung tanggal 3 Juli kami jemput. Dia mengaku pelecehan masih dia alami, sampai berulang kali mau bunuh diri. Namun kami langsung evakuasi dengan berkoordinasi dengan UPTD PPA Kabupaten Bekasi dan juga langsung membuat laporan ke polres,” kata dia.

Saat pertama kali dievakuasi, kata Cut, terlihat kondisi kejiwaan korban sangat terpuruk. Lalu karena telah lama putus sekolah, korban sempat kesulitan menulis hingga terbata-bata saat membaca.

“Kala melapor ke kami pun dibantu oleh ibu dari gereja yang ternyata belakangan ini mendampingi korban, dan membantu melapor pada kami,” kata dia.

Kendati pada lengan korban terdapat beberapa luka sayat yang diakui bekas upaya bunuh diri. Kemudian kejiwaannya pun terganggu.

“Jadi ada semacam tingkat kecerdasannya menurun jauh. Dan katanya sebagai dampak dari tekanan yang dia rasakan bertahun-tahun ini. Kemudian dia mengalami trauma juga. Alhamdulillah sekarang sudah hari kesepuluh melihat raut wajahnya sudah agak lega,” imbuhnya.

Kasus ini dilaporkan dengan nomor LP : STTLP/B/1458/VII/2026/SPKT/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA. Cut berharap polisi bertindak cepat dengan menangkap para pelaku. “Termasuk pengembangannya karena ini melibatkan orang-orang di dalam keluarganya, bahkan keluarga inti,” tandasnya. (Iky)

0 Komentar