KBEONLINE.ID – Jika mendengar nama Kabupaten Bekasi, yang terlintas di benak banyak orang biasanya adalah kawasan industri, deretan pabrik, jalan raya yang padat, hingga kawasan permukiman modern. Namun siapa sangka, di bagian selatan kabupaten ini masih tersimpan kawasan pedesaan yang keindahannya seolah membekukan waktu.
Di Kecamatan Bojongmangu, pengunjung masih bisa menemukan hamparan sawah yang luas, jalan desa yang membelah perbukitan, rimbunnya hutan jati, serta deretan rumah panggung tradisional yang hingga kini tetap dihuni warga. Suasana tenang, udara yang sejuk, dan keramahan masyarakat membuat perjalanan ke wilayah ini terasa seperti kembali ke Indonesia pada era 1980-an.
Rute menuju kawasan tersebut dimulai dari Desa Medal Krisna, melintasi Desa Ridogalih di Kecamatan Cibarusah, hingga berakhir di Situ Abidin, Desa Karang Mulia. Sepanjang perjalanan, mata dimanjakan oleh panorama alam yang masih alami dan kehidupan masyarakat yang berjalan dengan ritme sederhana.
Baca Juga:Liburan di Pedesaan Setu Cikarang : Ada Warung Makan Bernuansa Alam yang Cocok Buat Healing Akhir PekanBau Aroma Alat Berat TPA Burangkeng Kembali Tercium, Tata Kelola Anggaran DLH Kabupaten Bekasi Dipertanyakan
Rumah Panggung Masih Berdiri Kokoh, Wajah Kampung Tempo Dulu Masih Terjaga
Memasuki Desa Medal Krisna, nuansa pedesaan langsung terasa begitu kuat. Jalan desa diapit persawahan hijau, kebun milik warga, serta pepohonan yang membuat udara terasa lebih segar dibanding kawasan perkotaan.
Hal yang paling menarik perhatian adalah banyaknya rumah panggung tradisional yang masih berdiri di sepanjang jalur. Rumah-rumah tersebut bukan sekadar bangunan tua yang ditinggalkan, melainkan masih menjadi tempat tinggal warga hingga sekarang.
Mayoritas rumah menggunakan material kayu dengan bentuk arsitektur khas Sunda. Bangunan dibuat lebih tinggi dari permukaan tanah menggunakan tiang-tiang kayu yang kokoh. Bagian kolong rumah dimanfaatkan untuk menyimpan alat pertanian, kayu bakar, hasil panen, hingga kandang ternak.
Di tengah pesatnya pembangunan Kabupaten Bekasi, keberadaan rumah panggung ini menjadi pemandangan yang semakin langka. Deretan rumah tradisional tersebut menghadirkan suasana hangat khas kampung yang sulit ditemukan di kawasan perkotaan.
Tidak sedikit halaman rumah yang masih dipenuhi pohon buah-buahan, tanaman hias, serta kebun kecil milik warga. Anak-anak terlihat bermain di halaman, sementara sebagian warga beraktivitas di sawah maupun duduk santai di teras rumah. Suasana sederhana inilah yang membuat kawasan tersebut terasa begitu damai.
