Satpol PP Karawang Amankan Tujuh Pelajar yang Bolos Sekolah di Warnet

Tujuh Pelajar diamankan satpol PP Karawang
Foto : Tujuh pelajar tingkat SMA/SMK diamankan satpol PP Karawang, kedapatan bolos sekolah dan berada di sebuah warung internet (warnet) saat jam pelajaran, Selasa (4/8). (Karawang Bekasi Ekspres)
0 Komentar

KARAWANG, KBEONLINE.ID – Tim Patroli Bigen (Pembinaan Generasi Muda) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang mengamankan tujuh pelajar tingkat SMA/SMK yang kedapatan bolos sekolah dan berada di sebuah warung internet (warnet) saat jam pelajaran, Selasa (4/8).

Penindakan tersebut dilakukan saat patroli rutin yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.30 WIB. Kegiatan itu merupakan bagian dari upaya Satpol PP dalam melakukan pembinaan terhadap generasi muda sekaligus mengantisipasi potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum) di wilayah Kabupaten Karawang.

Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian (Kasi Opsdal) Satpol PP Karawang, Tata Suparta, mengatakan patroli berawal dari laporan masyarakat yang menyebut adanya sejumlah pelajar berseragam sekolah berada di warnet pada saat jam belajar.

Baca Juga:Karawang Jadi Kabupaten Pertama di Jabar Deklarasikan Pesantren dan Madrasah Ramah AnakHeat Pump Dorong Dekarbonisasi Industri, Proyek SETI Jadi Contoh Efisiensi Energi di Karawang

“Kami menerima pengaduan masyarakat terkait dugaan adanya pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah berada di warnet saat jam pelajaran. Laporan tersebut langsung kami tindak lanjuti,” ujar Tata.

Tim Patroli Bigen kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Hasilnya, petugas mendapati tujuh pelajar SMA/SMK masih mengenakan seragam sekolah lengkap dan tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar.

“Di lokasi, kami menemukan tujuh pelajar berseragam sekolah sedang berada di warnet pada saat jam belajar, sehingga langsung kami bawa ke Mako Satpol PP untuk didata dan diberikan pembinaan,” katanya.

Setelah dilakukan pendataan, Satpol PP menghubungi pihak sekolah dan orang tua masing-masing pelajar untuk hadir ke Mako Satpol PP.

“Pihak sekolah dan orang tua kami undang agar pembinaan dapat dilakukan secara bersama-sama, baik oleh Satpol PP, keluarga, maupun pihak sekolah,” jelas Tata.

Ia menegaskan, pembinaan terhadap pelajar membutuhkan sinergi berbagai pihak agar upaya pencegahan kenakalan remaja dapat berjalan lebih efektif.

Selain itu, Satpol PP juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dengan melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, termasuk pelajar yang berada di luar sekolah saat jam belajar.

Baca Juga:Wujudkan Pelayanan Cepat, Tepat, dan Humanis, Polresta Karawang Luncurkan Program “GAZZ Karawang”Harga Emas Antam Hari ini Selasa 4 Agustus 2026 Kembali Naik, Buyback Ikut Melonjak

“Harapan kami, para pelajar semakin disiplin dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar, sementara masyarakat tetap berpartisipasi aktif dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di Kabupaten Karawang,” pungkasnya. (Siska)

0 Komentar