“Kalau pengusaha konstruksi lokal tidak mendapatkan kegiatan yang besar, yang kecil seperti PL juga tidak apa-apa dikerjakan. Yang terpenting masih bisa berkegiatan sehingga roda ekonomi bisa berjalan,” katanya.
Ia berharap seluruh kegiatan konstruksi APBD 2026 dapat segera dimulai. Sebab, semakin lama proyek tertunda, semakin besar pula dampaknya terhadap pelaku usaha konstruksi dan perekonomian daerah.
“Saya sudah sampaikan kepada Plt Bupati maupun kepala dinas agar segera memulai proses pembangunan konstruksi,” ungkap Wasju.
Baca Juga:Cekcok Usai Resepsi, Dua Pria di Cabangbungin Hantam Kepala Warga Pakai BatuPenertiban PKL Karawang Wetan, Satpol PP Angkut Kios yang Terlantar
Di tengah desakan tersebut, Pemkab Bekasi memastikan proyek pembangunan yang bersumber dari APBD 2026 mulai bergulir pada pertengahan Agustus.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan, saat ini seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) masih menyelesaikan proses pengadaan barang dan jasa sebelum pekerjaan fisik dimulai.
“Ini sedang berproses, paling dua minggu lagi mulai, tepatnya di pertengahan bulan Agustus 2026,” kata Asep kepada Cikarang Ekspres, belum lama ini.
Asep bahkan memastikan target tersebut tidak akan meleset. “Insyaallah fix,” ujarnya.
Menurut Asep, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) menjadi salah satu OPD yang lebih dahulu menjalankan kegiatan. Sementara OPD lainnya akan memulai pekerjaan secara bertahap pada pertengahan Agustus.
“Kalau DCKTR sudah lebih dulu, yang lainnya di pertengahan bulan Agustus. Enggak lama lagi,” ucapnya.
Ia menjelaskan, saat ini proses pengadaan barang dan jasa menjadi tahapan yang tengah dikebut pemerintah daerah.
Baca Juga:Terbakar Api Cemburu, Pemuda di Depok Sayat Leher Pria hingga 13 JahitanJadwal Bioskop Trans TV Selasa, 11 Agustus 2026: Malam Ini Nonton Film Aksi Liam Neeson
“Tahapannya sekarang pengadaan barang dan jasa. Enggak lama lagi dah,” imbuhnya.
Percepatan pembangunan tersebut dilakukan untuk mengejar realisasi program pada sisa tahun anggaran 2026. Pemkab Bekasi berharap seluruh proses pengadaan dapat segera rampung sehingga pekerjaan fisik tidak kembali mengalami hambatan.
“Harapannya setelah dimulainya pelaksanaan kegiatan pembangunan pada pekerjaan fisik di pertengahan Agustus, realisasi pembangunan di berbagai sektor dapat meningkat dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat Kabupaten Bekasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron menyambut baik rencana dimulainya proyek pembangunan tersebut.
