Tidak perlu mencantumkan alamat rumah secara lengkap. Kota atau wilayah domisili biasanya sudah cukup, kecuali perusahaan meminta informasi tertentu.
Pastikan nomor telepon dan email masih aktif. CV yang memiliki isi bagus tetap bisa menyulitkan proses rekrutmen jika perusahaan tidak dapat menghubungi pelamar.
3. Tulis Ringkasan Profil yang Tidak Terlalu Umum
Bagian ringkasan profil dapat membantu rekruter memahami latar belakang pelamar secara singkat.
Baca Juga:12 Cara Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Tanpa Mengurangi Kebutuhan Utama, No 11 Sering Tak Disadari12 Cara Membuat Es Teh yang Segar, Manisnya Pas dan Tidak Hambar, Rahasianya Ada di Takaran!
Hindari kalimat yang terlalu umum, seperti “saya pekerja keras, jujur, disiplin, dan mampu bekerja dalam tim” tanpa disertai penjelasan pendukung.
Bagi fresh graduate, ringkasan profil dapat berisi jurusan pendidikan, minat bidang pekerjaan, keterampilan utama, serta pengalaman yang relevan.
Contohnya:
Lulusan S1 Manajemen dengan minat pada bidang administrasi dan pemasaran digital.
Memiliki pengalaman mengerjakan proyek kampus serta terbiasa menggunakan Microsoft Excel dan Canva untuk kebutuhan pengolahan data dan pembuatan materi visual.
Sesuaikan isi ringkasan dengan posisi yang dituju. Jangan menggunakan satu ringkasan yang sama untuk seluruh jenis pekerjaan.
4. Sesuaikan CV dengan Posisi yang Dilamar
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pencari kerja adalah mengirim CV yang sama untuk semua lowongan.
Padahal, setiap posisi dapat memiliki persyaratan dan keterampilan yang berbeda.
CV untuk posisi administrasi tentu tidak perlu memiliki penekanan yang sama dengan CV untuk pekerjaan desain grafis atau pemasaran digital.
Baca Juga:15 Ide Jualan Makanan Kekinian yang Bisa Dimulai dari Rumah di Setu Kabupaten Bekasi, No 14 Bisa Modal Minim!13 Cara Mengatasi HP yang Sering Restart Sendiri, Jangan Langsung Panik atau Beli Baru!
Baca deskripsi pekerjaan secara teliti. Tandai keterampilan, pengalaman, dan kualifikasi yang diminta, kemudian sesuaikan informasi di dalam CV selama benar-benar sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Penyesuaian ini membuat CV lebih relevan dan membantu rekruter menemukan informasi yang dibutuhkan dengan lebih cepat.
5. Manfaatkan Pengalaman Organisasi dan Proyek Kampus
Belum pernah bekerja bukan berarti tidak memiliki pengalaman yang bisa ditampilkan.
Fresh graduate dapat memasukkan pengalaman organisasi, kepanitiaan, proyek kuliah, magang, kegiatan sukarela, atau pekerjaan lepas yang relevan.
Namun, jangan hanya menuliskan nama organisasi dan jabatan. Jelaskan kontribusi yang dilakukan.
Contohnya:
Kurang informatif:
Anggota panitia acara kampus.
Lebih jelas:
Membantu mengelola publikasi acara kampus melalui media sosial dan berkoordinasi dengan tim untuk menyusun materi promosi.
