Kisah Surya Sang Pemilah Sampah di Cikarang yang Menjadi Kades setelah Tumbangkan Petahana

Pilkades
Surya dan kerabat setelah menang Pilkades.
0 Komentar

KBEonline.id- Garis takdir memang tak pernah ada yang tahu. Begitu pula nasib para kandidat yang bertarung dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi.

Surya (46), warga Kampung Rawa Banteng Kaum, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikarang Barat, menjadi salah satu yang mengalami perubahan tak terduga itu.

Sehari-hari, Surya bekerja sebagai pemilah sekaligus pengepul barang bekas dan sampah buangan pabrik yang masih memiliki nilai ekonomis. Barang-barang tersebut dipilah, dikumpulkan, lalu dijual kembali. Dari pekerjaan itu, ia menghidupi keluarga sekaligus menggaji tiga orang pekerja.

Baca Juga:Penitia Pilkades Sukadami Cikarang Selatan Tetapkan Hasil Pleno: Pemenangnya Reza Reynaldi dengan15.544 SuaraPilkades di Desa Serang Berlangsung Aman, Irwan Handoko Raih Suara Terbanyak

Namun, siapa sangka pria yang sehari-hari bergelut dengan tumpukan sampah itu justru berhasil merebut kursi kepala desa setelah mengalahkan calon petahana dalam Pilkades Mekarwangi 2026.

Jalan Surya menuju kemenangan pun tidak mudah. Kondisi ekonomi keluarganya yang pas-pasan justru menjadi bahan cibiran ketika dirinya memutuskan maju dalam kontestasi tersebut.

“Orang susah enggak punya duit ingin mencalonkan,” kata Surya menirukan ucapan orang-orang yang meragukan dirinya saat ditemui Cikarang Ekspres, Senin 21 September 2026.

Langkahnya bahkan sempat dianalogikan seperti “semut melawan gajah”. Sebagian orang menganggap Surya tidak memiliki peluang untuk memenangkan pertarungan melawan calon petahana.

Namun, cibiran itu tidak membuatnya mundur. Surya memilih tetap maju dengan keyakinan dan dukungan masyarakat.

“Saya orangnya optimis dan saya enggak percaya hal-hal kayak gitu. Rezeki itu kan bukan manusia yang menentukan. Kita percaya sama Yang Maha Kuasa. Saya yakin akan berhasil,” ujarnya.

Keputusan maju sebagai calon kepala desa, kata Surya, juga bukan karena dirinya merasa memiliki kekuatan ekonomi. Niat tersebut berawal dari keinginan pribadi yang kemudian mendapat dukungan dari teman-teman dan masyarakat.

Baca Juga:Sambut Portadnas, Kelompok Guru PJOK Cikarang Utara Gelar Workshop Olahraga Tradisional Spektakuler, HUT ke 393 Karawang Angkat Helaran Budaya 4 Era Sejarah

“Saya dari hati sendiri. Saya ngobrol-ngobrol dengan teman-teman. Semua support untuk mencalonkan sebagai kepala desa,” katanya.

Selama bergaul dengan masyarakat, Surya mengaku melihat masih ada sejumlah persoalan yang perlu dibenahi di Desa Mekarwangi.

Karena itu, ia membawa visi menjadikan Mekarwangi lebih baik, transparan dan sejahtera.

“Memang ada kekurangan-kekurangan yang masyarakat belum merasa puas. Kalau saya berhasil, saya ingin ada perubahan. Semua nanti akan saya bangun. Intinya Mekarwangi ingin saya bangun dan saya ingin transparan. Apa pun yang terjadi nanti kita buka ke masyarakat,” ujarnya.

0 Komentar