Bekasi memiliki banyak fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit swasta dan fasilitas kesehatan lainnya. Namun, keberadaan jaminan kesehatan tidak berarti seluruh pengeluaran tidak terduga otomatis hilang.
Biaya transportasi, obat tertentu, kebutuhan pendamping atau pengeluaran lain tetap mungkin muncul.
Karena itu, dana darurat tetap diperlukan sebagai lapisan pengaman.
11. Jangan menganggap punya kartu kredit berarti punya dana darurat
Kartu kredit atau pinjaman bukan pengganti dana darurat.
Ketika kondisi darurat muncul, menggunakan utang memang dapat memberikan solusi sementara. Namun, kewajiban pembayaran justru dapat menambah beban pada bulan berikutnya.
Dana darurat seharusnya menjadi uang yang memang sudah disiapkan sebelumnya.
12. Simpan dana darurat di tempat yang mudah dicairkan
Dana darurat berbeda dengan investasi jangka panjang.
Baca Juga:Baru Selesai Makan Langsung Mengantuk, Apakah Normal? Ini Penjelasan dan Cara MengatasinyaBeras di Rumah Sering Berkutu? Ini 5 Cara Menyimpannya agar Lebih Awet dan Tidak Mudah Rusak
Karena sewaktu-waktu dibutuhkan, dana tersebut harus berada pada instrumen yang relatif mudah dicairkan dan sesuai dengan kebutuhan serta profil risiko masing-masing.
OJK juga menekankan bahwa dana darurat perlu dipisahkan dari kebutuhan harian maupun tujuan keuangan lainnya.
13. Evaluasi setiap kali kondisi hidup berubah
Target dana darurat tidak harus selamanya sama.
Ketika menikah, memiliki anak, pindah tempat tinggal, membeli kendaraan dengan cicilan atau mengalami perubahan penghasilan, perhitungan perlu diperbarui.
Sebagai contoh, pekerja lajang dengan pengeluaran Rp3 juta mungkin cukup menargetkan Rp9–18 juta berdasarkan patokan 3–6 bulan.
Namun, setelah berkeluarga dan pengeluaran naik menjadi Rp6 juta per bulan, target tersebut otomatis ikut berubah menjadi sekitar Rp18–36 juta.
Jadi, berapa dana darurat ideal pekerja Bekasi?
Jawabannya tergantung pengeluaran masing-masing.
Jika pengeluaran wajib Rp3 juta per bulan, target dana darurat 3–6 bulan berada di kisaran Rp9 juta–Rp18 juta.
Jika pengeluaran Rp4 juta, targetnya menjadi Rp12 juta–Rp24 juta.
Baca Juga:Baterai HP Cepat Habis Padahal Jarang Dipakai? Coba Periksa 5 Pengaturan IniModal Polybag dan Sedikit Tanah! Begini Cara Menanam Cabai Sendiri di Rumah agar Tak Selalu Beli
Untuk pengeluaran Rp5 juta, dana darurat ideal berada di kisaran Rp15 juta–Rp30 juta.
Sementara pekerja dengan kebutuhan Rp6 juta per bulan membutuhkan sekitar Rp18 juta–Rp36 juta.
Perhitungan tersebut sejalan dengan patokan OJK mengenai dana darurat sebesar 3–6 kali pengeluaran bulanan.
