Secara Infrastruktur Tertinggal Tapi Kenapa Desa di Bandung Ini Disebut Desa Sultan?

Kampung Nagrak Disebut Desa Sultan.
Kampung Nagrak Disebut Desa Sultan.
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Di balik lebatnya hutan dan akses jalan yang jauh dari kata layak, tersimpan sebuah kampung yang kini ramai diperbincangkan karena julukan uniknya: “Desa Sultan”. Kampung tersebut adalah Kampung Nagrak yang berada di kawasan kaki Gunung Burangrang, wilayah Kabupaten Bandung Barat. Dari luar, tidak ada yang terlihat istimewa. Justru sebaliknya, kondisi jalan yang rusak dan medan yang berat membuat siapa pun akan berpikir bahwa kampung ini tertinggal dari segi pembangunan.

Namun, anggapan itu langsung berubah begitu kaki mulai menapaki area perkampungan. Kontras yang ditampilkan benar-benar di luar dugaan. Dari jalur tanah berbatu yang sepi, tiba-tiba muncul deretan rumah megah dengan desain modern yang berdiri kokoh di tengah lingkungan yang masih alami.

Fenomena ini membuat Kampung Nagrak menjadi sorotan. Bagaimana mungkin sebuah kampung dengan akses yang sulit justru memiliki tingkat kesejahteraan yang tinggi? Pertanyaan inilah yang akhirnya melahirkan julukan “Desa Sultan” yang kini melekat kuat.

Baca Juga:Rp2.000 Dapat Apa? Di Sini Kamu Bisa Renang Sepuasnya di Air Super Jernih!Akhir Pekan dari Karawang Ingin Jalan-Jalan Naik KRL? Ini Dia Rekomendasi Tempat Makan Enak di Ujung Jalur

Akses Ekstrem Perjalanan Seperti Masuk Dunia Lain

Perjalanan menuju Kampung Nagrak bisa dimulai dari arah Cikalongwetan, lalu dilanjutkan dengan memasuki jalur hutan yang cukup menantang. Jalan yang dilalui bukan jalan mulus beraspal, melainkan campuran tanah, batu, dan tanjakan curam yang membuat kendaraan harus ekstra berhati-hati.

Di sepanjang perjalanan, suasana terasa sunyi dan jauh dari keramaian. Hanya suara angin dan dedaunan yang menemani, membuat perjalanan terasa seperti memasuki wilayah yang benar-benar terpisah dari hiruk-pikuk kota. Kondisi ini juga membuat perjalanan terasa lebih panjang dari yang sebenarnya.

Minimnya fasilitas seperti SPBU atau warung menjadi tantangan tersendiri. Pengunjung harus memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, karena jika terjadi masalah di tengah jalan, bantuan tidak mudah ditemukan.

Masuk Kampung Suasana Berubah Drastis

Begitu memasuki Kampung Nagrak, suasana langsung berubah drastis. Dari jalan yang sebelumnya rusak dan sepi, kini mata disuguhi deretan rumah mewah dengan arsitektur modern yang mencolok.

Rumah-rumah tersebut berdiri rapi dengan desain dua lantai, pagar tinggi, dan halaman luas. Beberapa bahkan terlihat seperti rumah di kawasan elite perkotaan, lengkap dengan kendaraan pribadi yang terparkir di garasi.

0 Komentar