Dalam kesaksiannya, Sarjan mengaku sempat menerima permintaan bantuan dana menjelang pelantikan Ade sebagai Bupati Bekasi. Awalnya kebutuhan dana yang disampaikan, saksi lainnya yakni Sugiato yang menyampaikan Ade Kuswara membutuhkan uang sebesar Rp500 juta, namun kemudian berkembang menjadi permintaan hingga Rp10 miliar.
Kemudian, Sarjan pun mengaku sempat mengonfirmasi langsung kepada Ade Kuswara prihal perimintaan bantuan dana tersebut yang kemudian dilakukannya pertemuan di Rest Area KM 88 Tol Cipularang.
“Saya tanya langsung ke Pak Ade. Beliau bilang benar, kalau bisa jadi Rp10 miliar,” ungkap Sarjan.
Baca Juga:Jeritan Pelaku Usaha di Karawang Imbas Listrik Padam, Kerugian Biaya ProduksiUMKM di Karawang Keluhkan Pemadaman Listrik, Omzet Turun hingga 40 Persen
Dia mengaku akhirnya menyalurkan dana sekitar Rp 8,5 miliar melalui sejumlah pihak, termasuk Sugiharto dan orang-orang yang disebut dekat dengan Ade Kuswara.
Sugiharto yang turut diperiksa sebagai saksi membenarkan dirinya menjadi penghubung komunikasi antara Sarjan dan Ade Kuswara.
“Saya membantu menyampaikan komunikasi,” kata Sugiharto.
Dia juga mengakui mengetahui adanya bantuan dana Rp 500 juta yang disebut untuk pelantikan.
Namun, Sugiharto membantah sebagian keterangan Sarjan terkait mekanisme penyerahan uang dan beberapa komunikasi lainnya.
Kesaksian lainnya datang dari Ricky Yuda Bhakti alias Nyai. Ia mengaku empat kali mengambil uang dari Sarjan untuk kemudian diserahkan kepada Ade Kuswara.
Penyerahan pertama dilakukan di kawasan Bebek Kaleo, Cikarang. “Saya dititipi uang untuk Pak Bupati, lalu saya serahkan ke Pak Ade di rumahnya,” ujar Nyai.
Penyerahan berikutnya terjadi di sekitar Kantor Bank BJB dengan nilai Rp500 juta. Menurut Nyai, uang tersebut kemudian langsung diantarkan ke rumah Ade Kuswara.
Baca Juga:Bapenda Karawang Tegas! EO Tak Bayar Pajak, Izin Konser Berikutnya Terancam DievaluasiDidatangi dan Dihubungi Berkali-kali, PLN UP3 Cikarang Belum Beri Penjelasan Soal Pemadaman Listrik Bergilir
Nyai juga mengaku pernah menerima dua kardus berisi uang Rp2 miliar dari Sarjan di kawasan Delta Silicon 8, Cikarang Selatan.
“Pak Sarjan bilang isinya Rp2 miliar. Saya bawa pakai mobil lalu saya serahkan ke Pak Ade di rumahnya,” katanya.
Selain itu, Nyai mengaku menerima satu kardus berisi Rp1 miliar yang dititipkan melalui Sugiharto di wilayah Rengas Bandung, Kedungwarigin, Kabupaten Bekasi.
Seluruh uang tersebut, kata Nyai, diserahkan kepada Ade Kuswara sesuai perintah yang diterimanya.
Di akhir pemeriksaan, Sarjan mengaku sulit menolak permintaan yang datang dari Ade Kuswara. Saat ditanya jaksa apakah dirinya bisa menolak permintaan bupati, Sarjan menjawab singkat. “Tidak bisa menolak,” ucapnya
