Jelang Musim Kemarau, DLH Karawang Perkuat Fire Break untuk Cegah Kebakaran di TPA Jalupang

Cegah Kebakaran di TPA Jalupang.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang Perkuat Fire Break untuk Cegah Kebakaran di TPA Jalupang. (kbeonline.id)
0 Komentar

“Pembuatan sekat bakar atau fire break merupakan langkah preventif yang kami lakukan untuk membatasi penyebaran api apabila terjadi kebakaran di area timbunan sampah,” tutur Willy.

Untuk mendukung kesiapsiagaan tersebut, Willy memastikan seluruh sarana dan prasarana pemadam kebakaran dalam kondisi siap digunakan. Mobil tangki air, pompa air, selang, alat berat, serta alat pemadam api ringan disiagakan di kawasan TPA Jalupang.

DLH juga memperketat pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan sumber api, seperti pembakaran sampah dan penggunaan api terbuka di dalam area TPA. Koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, aparat kewilayahan, dan instansi terkait terus diperkuat untuk mendukung penanganan cepat apabila terjadi keadaan darurat.

Baca Juga:Pilu, Remaja 15 Tahun di Sampang Digilir 27 Orang Hingga Alami Trauma BeratKembali Melonjak! Harga Emas Antam Terbaru Hari Jumat, 10 Juli 2026: Naik Rp17.000 per Gram, Berapa Buybackny?

“Pada periode cuaca ekstrem, kami meningkatkan frekuensi patroli dan monitoring, terutama ketika suhu udara tinggi, angin bertiup kencang, atau terdapat peringatan dini cuaca ekstrem dari instansi meteorologi,” kata Willy.

Selain itu, operator alat berat, petugas lapangan, dan pengelola TPA Jalupang diberikan pembekalan mengenai pengenalan tanda-tanda awal kebakaran serta prosedur penanganan darurat agar dapat bertindak cepat dan tepat.

Willy menegaskan bahwa DLH Kabupaten Karawang berkomitmen menjaga operasional TPA Jalupang tetap aman melalui pendekatan pencegahan, deteksi dini, dan respons cepat. Ia menyebutkan bahwa kebakaran di TPA umumnya dipengaruhi oleh kombinasi gas metana, suhu tinggi, material mudah terbakar, dan kondisi angin.

“Langkah antisipatif ini menjadi prioritas kami untuk melindungi masyarakat, menjaga kualitas lingkungan, dan memastikan pelayanan persampahan di Kabupaten Karawang tetap berjalan secara optimal,” pungkasnya. (Siska)

0 Komentar