Jangan Asal Masukkan Kulkas! Ini 13 Cara Menyimpan Bawang agar Tidak Cepat Rusak

Menyimpan bawang dengan cara yang tepat dapat membantu mempertahankan kualitasnya lebih lama.
Menyimpan bawang dengan cara yang tepat dapat membantu mempertahankan kualitasnya lebih lama. Tempat yang kering, sejuk dan memiliki sirkulasi udara.
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Bawang merah dan bawang putih hampir selalu menjadi bahan dasar berbagai masakan.

Tidak heran jika banyak orang memilih membeli dalam jumlah cukup banyak sekaligus agar tidak perlu bolak-balik ke pasar atau toko.

Masalahnya, bawang yang disimpan sembarangan bisa cepat mengalami perubahan kualitas.

Bawang dapat menjadi lembek, mengeluarkan bau tidak sedap, bertunas, bahkan ditumbuhi jamur.

Baca Juga:Jangan Cuma Kirim “P!” ke HRD, Ini 14 Etika Melamar Kerja Lewat WhatsAppDaftar 14 Cara Menjaga Pola Tidur agar Lebih Teratur, Nomor 13 Sering Disepelekan

Kesalahan penyimpanan sering kali dimulai dari hal sederhana. Bawang masih dalam kondisi lembap, dimasukkan ke wadah tertutup tanpa sirkulasi udara, atau dicampur dengan bahan makanan lain yang menghasilkan kelembapan.

Padahal, bawang utuh umumnya dapat disimpan lebih lama jika ditempatkan dalam kondisi yang tepat.

Berikut 13 cara menyimpan bawang agar tidak cepat rusak yang dapat diterapkan di rumah.

1. Pilih Bawang yang Kondisinya Masih Baik

Sebelum menyimpan, sortir bawang terlebih dahulu.

Pisahkan bawang yang sudah lembek, terluka, mengeluarkan cairan atau menunjukkan tanda-tanda pembusukan.

Jangan mencampurkannya dengan bawang yang masih sehat karena kondisi yang rusak dapat memengaruhi bawang lain.

Bawang yang masih keras, kering dan tidak memiliki tanda kerusakan lebih cocok untuk disimpan.

2. Jangan Mencuci Bawang Sebelum Disimpan

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah mencuci bawang sebelum dimasukkan ke tempat penyimpanan.

Baca Juga:Daftar 14 Cara Membuat Daftar Pustaka dengan Mudah, Nomor 5 Sering Bikin SalahMau Lamaran Dilirik HRD? Ini 14 Cara Melamar Kerja Lewat Email yang Benar dan Profesional

Air yang tersisa pada permukaan dapat meningkatkan kelembapan dan membuat bawang lebih mudah rusak. Jika bawang kotor, bersihkan tanah atau kotoran secara kering terlebih dahulu.

Pencucian sebaiknya dilakukan ketika bawang akan digunakan.

3. Pastikan Bawang Benar-Benar Kering

Jika bawang baru dibeli dalam kondisi lembap, jangan buru-buru memasukkannya ke wadah tertutup.

Letakkan terlebih dahulu di tempat kering dengan sirkulasi udara yang baik. Pastikan permukaan bawang tidak basah sebelum disimpan.

Kelembapan menjadi salah satu kondisi yang perlu dihindari agar bawang tidak cepat membusuk atau berjamur.

4. Gunakan Wadah yang Memiliki Ventilasi

Bawang membutuhkan sirkulasi udara.

Karena itu, wadah berlubang, keranjang atau tempat penyimpanan yang memungkinkan udara bergerak lebih baik dibandingkan wadah kedap udara untuk bawang utuh.

Tujuannya adalah mengurangi kelembapan yang terperangkap di sekitar bawang.

0 Komentar