Uji model bisnis sendiri sebelum memperluas usaha
Sebelum membuka kemitraan, Daniel memilih mengelola cabang Mie Ayam Bintang miliknya sendiri sebagai tempat menguji konsep usaha yang dibangunnya. Ia terlibat langsung dalam berbagai proses, mulai dari meracik produk, mengatur alur kerja, hingga mengelola stok bahan baku.
Bagi Daniel, fase trial and error ini penting karena sistem usaha tidak bisa dibagikan ke orang lain sebelum benar-benar teruji di lapangan.
Bangun sistem usaha yang bisa direplikasiSetelah menemukan formula yang lebih konsisten, Daniel mulai membuka peluang kemitraan dengan menyiapkan sistem usaha yang lebih terstruktur.
Baca Juga:Putri Ramadhanty Dihujani Curhat Warga Cikarang Selatan Soal Makin Gawatnya Curanmor dan Jalan RusakUPDATE Jumlah Warga Kabupaten Bekasi Korban Tabrakan Kereta: 15 Luka 3 Meninggal
Ia tidak sekadar menjual nama, tetapi juga menyiapkan kebutuhan usaha secara lengkap agar mitra bisa langsung fokus berjualan tanpa harus memulai semuanya dari nol. Dengan cara ini, Mie Ayam Bintang tidak hanya berkembang sebagai bisnis, tetapi juga menjadi sistem yang membuka ruang tumbuh bagi sesama UMKM.
Rapikan operasional dengan digitalisasiSaat bisnis mulai berkembang, Daniel menyadari pengelolaan usaha perlu dibuat lebih rapi dan praktis. Pengalaman mencatat transaksi secara manual mendorongnya menggunakan DANA Bisnis untuk membantu operasional sehari-hari.
Melalui laporan transaksi digital, ia bisa memantau pemasukan dengan lebih akurat, menjaga cash flow tetap lancar, dan memanfaatkan saldo untuk kebutuhan operasional. Bagi Daniel, digitalisasi menjadi bagian penting dalam mendukung usaha yang ingin tumbuh lebih teratur.
Jaga konsistensi saat bisnis mulai bertumbuh
Bagi Daniel, scale up bukan hanya soal menambah cabang atau mitra, tetapi juga menjaga kualitas pengelolaan tetap konsisten. Daniel tidak hanya menerapkan sistem yang ia bangun di cabang miliknya sendiri, tetapi juga merekomendasikannya kepada seluruh mitra Mie Ayam Bintang. Saat ini, ia mengelola 13 mitra waralaba dan lima cabang mandiri yang tersebar di Jakarta dan luar kota.
Dalam setiap kerja sama, penggunaan sistem pembayaran digital, termasuk DANA Bisnis, menjadi bagian dari fondasi operasional sejak awal.
“Dengan alur pembayaran yang seragam, kami jadi lebih mudah memantau kinerja usaha mitra secara berkala, sementara mereka bisa lebih fokus pada operasional dan pelayanan pelanggan,” ujar Daniel.
