“Ya, pertama kan warganya memang statusnya warga Jabar ya, warga Bekasi. Tetapi mereka rata-rata dibawa ke kampung halamannya. Ada yang ke Jawa ya, Jawa Tengah, mungkin Jawa Timur. Tetapi yang baru teridentifikasi, dimakamkan di Bekasi baru dua. Ada guru dan hari ini dari rekan media,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, KDM juga menegaskan akan menindak tegas pihak-pihak yang menguasai atau mengelola perlintasan secara tidak resmi, termasuk yang melibatkan organisasi masyarakat (ormas). “harus ditindak,” imbuhnya.
Lebih lanjut, KDM berharap peristiwa kecelakaan kereta api ini menjadi yang terakhir dan menjadi evaluasi besar dalam penataan sistem transportasi darat di Jawa Barat.
Baca Juga:Jadwal dan Harga Tiket Konser Simple Plan di Indonesia 2026, Paling Murah Rp850 RibuSeluruh Korban Tewas Tabrakan KA di Bekasi Teridentifikasi
“Semoga peristiwa ini adalah peristiwa terakhir. Seluruh kelalaian kita dalam melakukan penataan infrastruktur lalu lintas darat, lautan, udara harus segera dibenahi,” pungkasnya. (Iky)
