KBEonline.id– Sekretaris Desa (Sekdes) Duren, Kecamatan Klari, Regy Juniar, menyatakan kesiapannya untuk maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Duren 2026.
Keputusan tersebut didorong oleh keinginannya untuk mengabdikan diri dan membawa perubahan positif bagi masyarakat desa.
Regy mengatakan, pencalonannya sebagai kepala desa berangkat dari semangat pelayanan kepada masyarakat yang selama ini telah dijalankannya sebagai aparatur pemerintahan desa.
Baca Juga:Menaker Yassierli Paparkan Program Presiden Prabowo untuk Siapkan Tenaga Kerja Masa Depan untuk Para SarjanaPANAS, Ade Kunang Sentil Plt Bupati Asep di Ruang Sidang, Sebut Ada Konspirasi Politik Menjatuhkan Dirinya
Menurutnya, Desa Duren memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang melalui tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Saya maju dalam Pilkades 2026 karena ingin mengabdikan diri kepada masyarakat serta membawa perubahan yang positif bagi Desa Duren,” ujarnya, Selasa (9/6).
Ia menegaskan, salah satu program utama yang akan menjadi fokusnya adalah mengoptimalkan pelayanan publik agar lebih transparan, cepat, dan ramah terhadap masyarakat.
Selain itu, Regy juga berkomitmen mendorong keterbukaan dalam pengelolaan anggaran desa sehingga masyarakat dapat mengetahui dan mengawasi penggunaan anggaran secara lebih jelas.
“Transparansi anggaran menjadi hal penting agar masyarakat mengetahui arah pembangunan dan penggunaan dana desa secara terbuka,” katanya.
Di bidang pembangunan, Regy berencana mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Desa Duren, baik pembangunan fisik maupun sarana pendukung lainnya seperti penerangan jalan dan fasilitas umum.
Ia menilai pembangunan yang merata akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup warga desa.
Baca Juga:Nauzubillah, Gempar Pesta Kaum Homreng, Satpol PP Karawang Segel Theatre Night Mart di Jalan TuparevSERU, Calon Kades Sukaresmi Mulyadi Kencleng Gelar Fun Football Kang Kencleng Cup 2026
“Pembangunan harus dirasakan oleh seluruh masyarakat, mulai dari infrastruktur, penerangan hingga fasilitas pendukung lainnya,” ungkapnya.
Selain fokus pada pelayanan dan pembangunan, Regy juga menaruh perhatian pada peningkatan kapasitas aparatur desa agar mampu bekerja lebih profesional, disiplin, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Saya ingin aparatur desa memiliki kapasitas yang lebih baik sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara maksimal, profesional, dan disiplin,” pungkasnya. (siska)
