Ada Kampung Pelangi di Bandung? Ternyata Ini Lembur Katumbiri di Tepi Sungai Cikapundung

Kampung Pelangi Bandung
Kampung Pelangi Bandung
0 Komentar

KBEONLINE.ID BANDUNG – Kota Bandung ternyata memiliki kampung warna-warni yang berada di kawasan Dago, tidak jauh dari Teras Cikapundung dan Babakan Siliwangi. Kawasan tersebut kini dikenal dengan nama Lembur Katumbiri, tepatnya berada di RW 12, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Sebelumnya, kawasan ini lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Kampung Pelangi 200 atau Kampung 200 karena deretan rumah warga yang dicat dengan warna-warni dan dihiasi mural.

Berada di kawasan lereng Sungai Cikapundung, Lembur Katumbiri menawarkan suasana yang berbeda dari destinasi wisata perkotaan pada umumnya. Pengunjung dapat berjalan kaki melewati gang, jembatan, tangga dan lorong permukiman sambil melihat rumah-rumah berwarna cerah. Dari beberapa titik, kawasan ini memperlihatkan perpaduan antara permukiman padat, aliran sungai, pepohonan dan kontur perbukitan yang membuatnya menarik untuk dijelajahi.

Dari Kampung Pelangi Menjadi Lembur Katumbiri

Nama Lembur Katumbiri mulai digunakan setelah kawasan tersebut ditata kembali dan diperkenalkan sebagai kampung wisata. Kata “lembur” dalam bahasa Sunda berarti kampung, sedangkan “katumbiri” berarti pelangi. Nama tersebut menggambarkan karakter lingkungan yang didominasi warna-warni sekaligus membawa identitas lokal Sunda. Kawasan ini kemudian diresmikan dengan nama Lembur Katumbiri pada 6 Mei 2025 setelah sebelumnya lebih dikenal sebagai Kampung Pelangi 200.

Baca Juga:Di Bogor Ada Kampung Film, FTV dan Sinetron? Ternyata Ada di Tengah Kebun Teh Gunung Mas PuncakResmikan Pembangunan Agroeduhub, Unsika Gelar Groundbreaking Gedung Amphitheatre dan Hortikultura

Penataan tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali kawasan yang sebelumnya sudah dikenal karena warna-warni rumah warga, tetapi kondisinya mulai memudar. Dalam proses revitalisasi, ratusan rumah kembali dicat dan sejumlah bagian lingkungan ditata dengan unsur mural serta warna cerah. Konsep penataan tidak hanya mengutamakan tampilan visual, tetapi juga diarahkan untuk membangun kawasan wisata berbasis masyarakat yang tetap mempertahankan fungsi kampung sebagai tempat tinggal warga.

Rumah Warna-warni dan Mural Jadi Daya Tarik

Begitu memasuki kawasan Lembur Katumbiri, warna-warni rumah menjadi salah satu hal yang paling mudah terlihat. Dinding bangunan warga dihiasi berbagai warna dan mural sehingga menciptakan karakter visual yang berbeda dengan kampung perkotaan lainnya. Karena posisi rumah mengikuti kontur lereng, dari sejumlah titik pengunjung dapat melihat bangunan yang tersusun bertingkat dengan latar pepohonan dan kawasan perbukitan.

0 Komentar