6. Perhatikan jika kesemutan terjadi berulang
Jika kesemutan muncul hampir setiap hari, berlangsung cukup lama, atau semakin sering terjadi tanpa sebab yang jelas, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.
Pemeriksaan ke dokter dapat membantu mengetahui penyebab yang mendasarinya sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
7. Waspadai jika disertai gejala lain
Kesemutan yang disertai kelemahan pada salah satu sisi tubuh, sulit berbicara, wajah tampak menurun sebelah, gangguan penglihatan, atau kehilangan keseimbangan memerlukan penanganan medis segera karena bisa menjadi tanda kondisi darurat, seperti stroke.
Jangan menunda mencari pertolongan jika gejala tersebut muncul secara tiba-tiba.
Baca Juga:Makan Buah Malam Hari Bikin Gemuk? Ini yang Sebenarnya Terjadi pada TubuhKolesterol Tinggi Tidak Selalu Bikin Pusing, Kenali Faktor Risiko yang Sering Diabaikan
8. Kapan sebaiknya mulai periksa ke dokter?
Segera berkonsultasi ke dokter apabila mengalami kondisi berikut:
– Kesemutan berlangsung lebih dari beberapa jam atau sering kambuh.
– Muncul tanpa penyebab yang jelas.
– Disertai nyeri hebat atau mati rasa.
– Mengganggu aktivitas sehari-hari.
– Disertai kelemahan otot.
– Terjadi pada penderita diabetes atau penyakit kronis lainnya.
– Muncul bersama gejala seperti sulit berbicara, wajah mencong, atau gangguan keseimbangan.
Cara membantu mengurangi kesemutan
– Hindari duduk atau berdiri terlalu lama dalam posisi yang sama.
– Lakukan peregangan setiap 30–60 menit saat bekerja.
– Konsumsi makanan bergizi yang kaya vitamin B.
– Rutin berolahraga untuk menjaga sirkulasi darah.
– Kendalikan kadar gula darah bagi penderita diabetes.
– Gunakan posisi kerja yang ergonomis saat menggunakan komputer.
Kesalahan yang masih sering dilakukan
– Menganggap kesemutan yang sering terjadi sebagai hal biasa.
– Terlalu lama mempertahankan posisi duduk atau mengetik tanpa istirahat.
– Mengabaikan pola makan yang dapat memengaruhi kesehatan saraf.
– Menunda pemeriksaan meski kesemutan semakin sering muncul.
– Baru mencari pertolongan ketika sudah disertai kelemahan pada tangan atau kaki.
Kesemutan sesekali umumnya bukan kondisi yang berbahaya, terutama jika disebabkan oleh posisi tubuh yang menekan saraf sementara.
Namun, apabila keluhan muncul berulang, berlangsung lama, atau disertai gejala lain seperti mati rasa dan kelemahan otot, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.
Baca Juga:Duduk Lebih dari 8 Jam Sehari Bisa Mengganggu Tubuh, Begini Cara MenguranginyaSering Haus Padahal Sudah Banyak Minum? Jangan Diabaikan, Tubuh Bisa Sedang Memberi 8 Sinyal Ini
Penanganan yang dilakukan sejak dini dapat membantu menemukan penyebabnya sekaligus mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius. (Vionisya Citra)
